Minggu, 19 Juli 2026

Diintimidasi dan Anak Diberhentikan Sepihak dari PAUD Usai Posting Menu MBG, Wali Murid di Kampar Mengadu ke Prabowo Subianto: Apa Hubungannya?

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Senin, 29 Desember 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi: Menu MBG (Instagram.com/@depokfeed)
Ilustrasi: Menu MBG (Instagram.com/@depokfeed)

SketsaNusantara.id - Seorang wali murid di Kabupaten Kampar, Riau, bernama Nurul Oriana, mengaku mengalami tekanan setelah mengunggah foto menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke media sosial.

Ia mengatakan, unggahan tersebut berujung pada intimidasi hingga pemberhentian anaknya dari sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tempat sang anak bersekolah.

Peristiwa ini bermula ketika Nurul memposting foto menu MBG yang diterima anaknya untuk jatah lima hari.

Baca Juga: Kecewa Lihat Menu MBG Selama Libur Sekolah, Ibu di Tangerang Selatan Sindir Pemerintah: Jangan Terlalu Gede Korupsinya

Terlebih paket MBG yang diterima anak Nurul hanya tiga paket saja untuk lima hari.

Dalam unggahannya, terlihat menu berupa susu kotak, roti, dan kacang goreng.

Setelah unggahan itu menjadi viral, Nurul mengaku mendapat telepon bernada ancaman pada Kamis, 26 Desember 2025 kemarin.

Baca Juga: Musim Libur Sekolah Tiba, Pemerintah Pastikan Skema Pembagian Makan Bergizi Gratis MBG Tetap Berjalan, Apa Saja?

Dalam percakapan telepon tersebut, menurut pengakuan Nurul, pihak sekolah tempat putrinya belajar meminta dirinya berhenti membahas soal MBG di media sosial.

Bahkan, ia menyebut ada pernyataan bernada intimidasi yang menyebut bahwa 'kebodohannya' dapat menghancurkan hidupnya.

"Saya pun menjawab: 'oh, berarti saya dibungkam ya? Terima saja berarti apa adanya, bentuk dan berapapun itu?'" ucapnya, dilansir dari akun Instagram @_thinksmart.id

Baca Juga: Sopir Mobil MBG Penabrak Siswa dan Guru SDN 1 Kali Baru Resmi Jadi Tersangka, Terungkap Fakta-Fakta Kelalaian Fatal

Tak berhenti di situ, Nurul juga mengaku bahwa anaknya kemudian diberhentikan dari PAUD tempatnya belajar.

Pemberhentian sepihak tersebut, kata dia, disampaikan oleh guru sekaligus pemilik sekolah melalui grup WhatsApp.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X