Sabtu, 18 Juli 2026

Setelah Salurkan Rp10 Miliar untuk Korban Bencana, Ferry Irwandi Soroti Makna Pendidikan dan Tanggung Jawab Sosial

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 20:45 WIB
 Ferry Irwandi menyoroti pentingnya pendidikan yang baik bagi masyarakat untuk memberikan manfaat nyata bagi orang-orang di sekitarnya. (Instagram/irwandiferry)
Ferry Irwandi menyoroti pentingnya pendidikan yang baik bagi masyarakat untuk memberikan manfaat nyata bagi orang-orang di sekitarnya. (Instagram/irwandiferry)

SketsaNusantara.id - Nama Ferry Irwandi kembali menjadi perbincangan publik Tanah Air. Influencer tersebut dikenal luas setelah melakukan aksi kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatera. Aksi itu berlangsung pada Desember 2025.

Sebelumnya, Ferry menyalurkan donasi senilai Rp10 miliar. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor.

Wilayah terdampak meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Aksi tersebut ia sebut sebagai gerakan warga bantu warga. Ferry menyampaikan bahwa langkah itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sesama masyarakat Indonesia. Perjalanan kemanusiaannya pun mendapat perhatian luas dari pengikutnya.

Baca Juga: Mengapa Pendidikan Harus Berpihak pada Kepentingan Publik? Pesan Ferry Irwandi yang Mengundang Perhatian Netizen

Memasuki awal 2026, Ferry kembali menyampaikan pandangan lain yang dinilai penting. Kali ini, ia menyoroti isu pendidikan sebagai bahan refleksi bersama. Pernyataan itu disampaikan melalui akun Instagram pribadinya.

Ferry memandang pendidikan tidak hanya berfungsi memberikan pengetahuan dan keterampilan. Pendidikan juga membentuk posisi sosial seseorang dalam kehidupan bermasyarakat. Pandangan tersebut ia sampaikan pada Sabtu, 3 Januari 2026.

“Oleh karena itu, menjadi masyarakat terdidik bukan semata-mata sebuah capaian individual, melainkan amanah sosial yang membawa tanggung jawab intelektual,” kata Ferry dalam unggahannya.

Baca Juga: Update Penanganan Pasca Banjir di Sumatra, Ferry Irwandi Ungkap 2 Hal yang Harus Segera Ditangani: Ini yang Bahaya

Ia menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan seharusnya tidak berhenti sebagai prestasi personal. Menurut Ferry, pengetahuan perlu hadir sebagai kekuatan yang memberi manfaat nyata bagi kehidupan bersama.

Ferry menilai, makna tertinggi pengetahuan terletak pada kemampuannya menjawab persoalan sosial. Ilmu juga dinilai penting dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Selain itu, pendidikan dipandang berperan membuka jalan menuju keadilan.

Dalam masyarakat yang majemuk dan tidak setara, Ferry menekankan pentingnya memperluas akses pemahaman. Ia menilai kelompok terdidik memiliki tanggung jawab untuk menjembatani perbedaan. Pendidikan, menurutnya, tidak seharusnya menciptakan jarak sosial.

Ia juga menyoroti kewajiban berbagi pengetahuan. Kelompok yang memiliki akses lebih luas terhadap ilmu diharapkan mampu menerjemahkan dan mempermudah pemahaman. Tujuannya agar pengetahuan dapat dimiliki bersama, bukan menjadi alat eksklusivitas.

Selain itu, Ferry menyinggung peran masyarakat terdidik dalam menjaga kualitas ruang publik. Kemampuan berpikir kritis dinilai penting untuk menghadapi dinamika sosial. Dalam konteks ini, kelompok terdidik diharapkan mampu merespons disinformasi secara rasional.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X