Maka dari itu, Fraksi PDI Perjuangan yang digawangi oleh Komisi B DPRD Jember membuka posko pengaduan yang bertujuan mengawasi distribusi pupuk bersubsidi kepada petani.
Kedelapan, Ia mengungkapkan bahwa Fraksi PDI Perjuangan mendorong terbentuknya Perda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.
"Perda ini sebagai bentuk komitmen menjaga kedaulatan negara, yang berlandaskan Pancasila agar ke depan generasi penerus bangsa bisa mengimplementasikan setiap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya," ungkapnya.
Kesembilan, Fraksi PDI Perjuangan juga merespon cepat pasca terjadinya banjir beberapa waktu lalu.
"Dengan memberikan berbagai bantuan sembako dan memastikan secara langsung, kondisi masyarakat yang terdampak banjir tersebut," sambungnya.
Kesepuluh, dengan adanya pemangkasan dana transfer dari pusat ke daerah juga berdampak pada pemerintahan desa yang mana anggarannya berkurang rata-rata sekitar Rp200 juta.
"Kondisi ini akan berpotensi memperlambat program penting yang selama ini mendorong peningkatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan kesejahteraan rakyat di desa," paparnya.
"Oleh karena itu, fraksi terus menyerukan agar pembahasan kebijakan ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspirasi desa serta memastikan strategi baru yang mampu menjaga kelangsungan program pembangunan desa," terang Candra.
Kesebelas, Fraksi PDI Perjuangan juga menekankan agar pelayanan adminduk agar tepat sasaran dan memastikan setiap masyarakat memiliki dokumen yang sah.
Kedua belas, Candra menambahkan partainya akan mengawal dan memastikan sekolah gratis bagi masyarakat Jember.
"Berdasarkan putusan MK sudah jelas ada larangan untuk menarik biaya SPP dan berbagai bentuk pungutan lainnya, sehingga kebutuhan dasar harus dipenuhi," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
PAD Hingga November 2025 Capai Rp803,4 Miliar, Komisi C DPRD Jember Minta Bapenda Optimalkan Potensi Pendapatan Lainnya
Dorong Pembuatan Sistem Pengawasan Pendapatan Berbasis Digital, DPRD Jember: Jangan Ada Kebocoran PAD Lagi
Rencana Pembangunan Street Food di Area Alun-alun, DPRD Jember Minta Pemerintah Lakukan Kajian dan Uji Publik Terlebih Dulu
Bandara Notohadinegoro Butuh Perbaikan Infrastuktur, DPRD Jember Dorong Fasilitasnya Segera Dibenahi
Banjir Rendam Ribuan Pemukiman Warga, DPRD Jember Ancam Sanksi Tegas Bagi Pengembang Perumahan Nakal
DPRD Jember Jajaki Kerjasama dengan Perwakilan DPR Kota Jinhua Tiongkok: Salah Satunya dengan Skema Sister City
Usai Banjir Rendam Pemukiman Warga, DPRD Jember Mensinyalir Ada Pengembang Nakal: Gunakan Sepadan Sungai
DPRD Jember Temukan Perumahan Berdiri di Atas Sungai, Komisi C Soroti Dugaan Permainan Perizinan
Perda SOTK Baru Resmi Berlaku, DPRD Jember Ingatkan Pemkab Segera Lakukan Pelantikan dan Optimalkan Kinerja Pejabat
Silpa APBD 2025 Tembus Rp700 Miliar, DPRD Jember Segera Lakukan Evaluasi Kinerja OPD dan Program