Begitu juga dengan harga telur ayam kampung yang mencapai Rp120.000 di Takengon, lebih mahal Rp55 ribu dibandingkan di Kem.
Berjalan Kaki 5 Jam Setiap Hari
Akses jalan yang masih terputus membuat warga yang ingin membeli bahan pokok berharga murah di Bener Meriah harus menempuh medan yang cukup sulit.
Demi harga murah, warga harus berjalan kaki pulang-pergi selama 5 jam setiap harinya.
Tak hanya itu, warga juga harus ekstra berhati-hati lantaran medan yang licin dan berlumpur.
Baca Juga: Cerita Korban Banjir di Aceh Tamiang, Menolak Ambil Banyak Bantuan Logistik, Ternyata Karena...
“Perginya 2 jam, pulang 3 jam karena bawa barang kan. 5 Jam pulang pergi, setiap hari kalau saya,” ungkap warga.
Selain membeli bahan-bahan pokok, warga juga membawa sejumlah hasil panen untuk dijual seperti nanas.
Warga pun berharap akses jalan segera pulih sehingga memudahkan mobilitas masyarakat juga penyaluran bantuan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Indonesia Menjadi Kandidat Presiden Dewan HAM PBB 2026 Mendapat Dukungan Penuh China, Ini Alasannya...
Girik Tak Berlaku Lagi Mulai Februari 2026, Begini Cara Konversi Tanah Adat ke SHM
Viral Dosen UIM Makassar Ludahi Kasir Perempuan, Ternyata Seorang ASN!
Wali Kota Surabaya Respons Kasus Perusakan Rumah Nenek Elina, Eri Cahyadi: Sebelum Viral Kemarin, Ini Sudah...
Tanggapi Kasus Perusakan Rumah Nenek Elina, Wali Kota Surabaya Bentuk Satgas Anti Preman, Eri Cahyadi: Januari akan Kita...
Siapa Mantan Suami Jessica Freddy? Fakta Baru yang Mengerikan Terungkap Pasca Ketahuan Koleksi Puluhan Senjata Api
5 Fakta Gempa Taiwan 7,0 Magnitudo, Terasa hingga Taipei, Penyebab dan Pernyataan BMKG Soal Potensi Tsunami di Indonesia