Namun, ada pula yang menyebut perkataan tersebut adalah pernyataan sarkas sebagai kritikan satir untuk pemerintah pusat.
"Capek banget lihat berita makin lama pejabat Konoha makin absurd. Sebelum berkata seperti itu belajar IPA lagi yang bener, karena Sawit itu akarnya serabut jadi gak cukup kuat sehingga gampang longsor kalo ada banjir," komentar salah satu warganet.
"Entah ini pernyataan betulan atau cuma sarkas, saat bupati Aceh lainnya menangis lihat daerahnya tak terurus pemerintah pusat, bupati bireuen malah mendukung penanaman sawit. Jadi jangan salahkan pemerintah pusat kalo pimpinan daerahnya begini," imbuh netizen lainnya.
"Benar-benar nirempati, bahkan tanah lumpurnya aja belum kering masih kepikiran buat bisnis sawit, kenapa pejabat seperti ini seperti asal ngomong dan malah bikin skenario menjijikkan dengan menjadikan perkebunan sawit setelah rakyat jadi korban," timpal warganet lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Satir! Zainal Arifin Mochtar Soroti Aksi Zulhas Panggul Beras untuk Korban Banjir Sumatera yang 'Mirip' dengan Sahabat Nabi, Disindir Cuma Pencitraan
Mahfud MD Bicara Blak-blakan soal Bencana Sumatera, Kerusakan Hutan, hingga Dugaan Kolusi Perizinan yang Dinilai Memicu Longsor dan Banjir
Gelombang Kepedulian Publik Mengalir Deras Influencer Indonesia Turun Tangan Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatra
Bobon Santoso Berhasil Galang Dana 1,2 Miliar dalam 24 Jam untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumatra
Wapres Gibran Tinjau Langsung Banjir Sumatra, Janjikan Percepatan Rehabilitasi dan Bantuan Logistik
Perjuangan Kemanusiaan Ditunjukkan oleh Praz Teguh, Kumpulkan Donasi Rp1 Miliar dan Terjun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang Sumatra