Baca Juga: Temui Warga Kecamatan Kencong, Bupati Gus Fawait Respon Cepat Keluhan Soal Sampah Menumpuk
Namun dirinya mengakui STAIDA selangkah lebih maju termasuk dalam pengelolaan program pascasarjana.
"Meski di kampus kami sudah ada enam prodi, kami ingin mengetahui kiat-kiat sukses pendirian dan pengelolaan program pascasarjana di STAIDA Krempyang sini," tandasnya.
Ketua STAIDA Krempyang, Dr Burhanuddin Ubaidillah, mengungkapkan perasaan terhorman dan tersanjung atas kunjungan tersebut.
"Kami sebenarnya ewuh pakewuh, karena merasa belum layak untuk dijadikan contoh, jadi sharing saja," katanya.
Hal senada diungkapkan Dr Syaiful Mudai, Direktur pascasarjana STAIDA Krempyang yang menilai STAIDA yang seharusnya belajar kepada IAIFA.
"Karena kami masih berbentuk sekolah, lah IAIFA sudah menjadi institut," ujarnya disambut tawa hadirin.
Namun dirinya bersama pimpinan STAIDA siap mendukung rencana pendirian pascasarjana di IAIFA Kediri.
"Apa yang bisa kami bantu, nanti bisa dikomunikasikan lebih lanjut," pungkasnya.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penandatanganan naskah kerjasama. Terutama dalam bidang akademik, kurikulum, penelitian, pengabdian dan tata kelola dari kedua kampus.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Pembentukan Tim Reformasi Polri Internal Dipertanyakan Ray Rangkuti, Muncul Dugaan Penghambatan Komisi Presiden dan Sorotan soal Waktu Pembentukan
Setelah Bebas dari Rutan KPK, Ira Puspadewi Hadapi Rekening Diblokir dan Mengaku Bertahan dari Bantuan Teman untuk Kebutuhan Makan
Kebangkitan Ekonomi Jember, Gus Fawait Dorong Anak Muda Jadi Pilar Utama Kewirausahaan
Jatim Gelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk Mitigasi Dampak Erupsi Gunung Semeru
Salurkan Bantuan Kendaraan Roda Tiga di Jember, Anggota DPRD Jawa Timur Dorong Keterlibatan Masyarakat Atasi Persoalan Sampah
Keterbukaan Informasi Jember Kian Mengkilap, Pertahankan Predikat Informatif dengan Skor Melesat
Terpilih Aklamasi, Mahasiswa Sastra Indonesia Unej Nahkodai KOPRI Hingga 2026