Bupati mendesak para guru ngaji yang merasa telah mengajar namun belum terdata agar segera melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa masing-masing.
Baca Juga: Audiensi dengan Gapoktan di Jombang, Pemkab Jember Tegaskan Komitmen pada Sektor Pertanian
Langkah ini bertujuan mempercepat proses verifikasi agar tidak ada satu pun guru ngaji yang terlewat dari komitmen insentif pemerintah daerah.
Dengan berjalannya dua program besar, UHC yang menjamin kesehatan gratis se-Indonesia dan insentif guru ngaji diharapkan memiliki manfaat kebijakan pemerintah. Tujuannya, agar dapat dirasakan secara merata oleh semua lapisan masyarakat Jember.
"Yang terpenting, kebijakan yang kita tetapkan harus memberikan manfaat nyata bagi warga. Pemerintah hadir untuk memastikan itu semua,” pungkas Gus Fawait, menutup kegiatan interaktif tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Pemkab Jember Gelontorkan Rp2,7 M untuk Reward Atlet Porprov dan Rp89 Juta untuk Pemenang Tajemtra 2025
Dugaan Kekerasan Seksual Kembali Terjadi, Pemkab Jember Ambil Langkah Tegas
Semarakkan Festival dan Expo Sapi Jawa Timur 2025, Pemkab Jember Pastikan Hewan Ternak Tak Bawa Penyakit Menular
Masuk Bangunan Bersejarah, Ini 7 Fakta Mengejutkan di Balik Rencana Pemkab Jember Jadikan Gedung Nasional Indonesia Sebagai Dapur Umum MBG
Pemkab Jember Berikan Bantuan Pelampung Kepada 8 Unit KSR PMI Jember
3 Program Prioritas Jember di Tahun 2025, Pemkab Jember Sasar Pendidikan Infrastruktur hingga Siapkan Banyak Event
Audiensi dengan Gapoktan di Jombang, Pemkab Jember Tegaskan Komitmen pada Sektor Pertanian
Jamin Kesejahteraan Masyarakat dari Berbagai Lini, Pemkab Jember Juga Pastikan Pelayanan Kesehatan dan Infrastruktur Jalan
Dana Transfer Pusat ke Daerah Berkurang, Pemkab Jember: APBD 2026 Difokuskan ke Program Prioritas
Pemkab Jember Bulog Distribusikan Bantuan Pangan Periode Oktober hingga November 2025