SketsaNusantara.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dan Bulog Jember secara resmi memulai penyaluran Bantuan Pangan untuk periode Oktober-November 2025.
Peluncuran yang dipusatkan di Balai Kelurahan Wirolegi itu merupakan bagian dari inisiatif nasional yang serentak dilakukan di seluruh Indonesia.
Tujuannya, untuk menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah perubahan kondisi ekonomi.
Baca Juga: Dana Transfer Pusat ke Daerah Berkurang, Pemkab Jember: APBD 2026 Difokuskan ke Program Prioritas
Kepala Dinas Sosial Jember, Akhmad Helmi Luqman, mewakili Bupati Jember Gus Fawait, menyampaikan arahan penting terkait pemanfaatan bantuan.
Helmi menegaskan agar bantuan tersebut digunakan sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat (KPM) dan tidak diperjualbelikan, sejalan dengan instruksi dari pemerintah pusat.
Pada periode kali ini, terdapat peningkatan manfaat yang diterima KPM. Selain 10 kilogram beras, penerima juga mendapatkan tambahan 2 liter minyak goreng merek Minyak kita.
Helmi menjelaskan bahwa penentuan KPM menggunakan Data Tingkat Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sebuah sistem data yang selalu diperbarui untuk mencerminkan kondisi riil warga.
Dia mengungkapkan adanya penyesuaian jumlah penerima di Jember, yang berkurang sekitar seribu orang. Penyesuaian ini terjadi karena berbagai faktor, termasuk peningkatan status kesejahteraan, perpindahan domisili, hingga data kematian.
"Sistem klasifikasi kesejahteraan melalui desil 1 hingga 5 menjadi acuan pokok pemerintah untuk memastikan bantuan benar-benar tersalurkan kepada warga yang membutuhkan," ujar Helmi.
Baca Juga: Audiensi dengan Gapoktan di Jombang, Pemkab Jember Tegaskan Komitmen pada Sektor Pertanian
Program bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga dan secara efektif mendukung upaya Pemkab dalam menurunkan angka kemiskinan di seluruh wilayah Jember.
Kolaborasi erat antara Pemkab dan Bulog dinilai krusial dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas pasokan daerah.
Artikel Terkait
Salurkan Honor secara Terhormat, Pemkab Jember Gelar Pendataan Guru Ngaji Secara Terbuka
Pemkab Jember Gelontorkan Rp2,7 M untuk Reward Atlet Porprov dan Rp89 Juta untuk Pemenang Tajemtra 2025
Dugaan Kekerasan Seksual Kembali Terjadi, Pemkab Jember Ambil Langkah Tegas
Semarakkan Festival dan Expo Sapi Jawa Timur 2025, Pemkab Jember Pastikan Hewan Ternak Tak Bawa Penyakit Menular
Masuk Bangunan Bersejarah, Ini 7 Fakta Mengejutkan di Balik Rencana Pemkab Jember Jadikan Gedung Nasional Indonesia Sebagai Dapur Umum MBG
Pemkab Jember Berikan Bantuan Pelampung Kepada 8 Unit KSR PMI Jember
3 Program Prioritas Jember di Tahun 2025, Pemkab Jember Sasar Pendidikan Infrastruktur hingga Siapkan Banyak Event
Audiensi dengan Gapoktan di Jombang, Pemkab Jember Tegaskan Komitmen pada Sektor Pertanian
Jamin Kesejahteraan Masyarakat dari Berbagai Lini, Pemkab Jember Juga Pastikan Pelayanan Kesehatan dan Infrastruktur Jalan
Dana Transfer Pusat ke Daerah Berkurang, Pemkab Jember: APBD 2026 Difokuskan ke Program Prioritas