Kamis, 4 Juni 2026

Tidak Patut Ditiru! Viral Video Warga Abadikan Detik-Detik Erupsi Gunung Semeru dari Dekat, Badan Geologi Ingatkan Bahaya Terkena Paparan Awan Panas

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 20 November 2025 | 11:00 WIB
Viral video menunjukkan detik-detik erupsi Gunung Semeru yang mendapat perhatian serius dari Kementerian ESDM karena dampak awan panas membahayakan kesehatan (Instagram/mountnesia)
Viral video menunjukkan detik-detik erupsi Gunung Semeru yang mendapat perhatian serius dari Kementerian ESDM karena dampak awan panas membahayakan kesehatan (Instagram/mountnesia)

SketsaNusantara.id - Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) soroti video viral yang memperlihatkan terjadinya erupsi Gunung Semeru.

Belakangan ini, gunung berapi aktif yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur itu kembali jadi pusat perhatian publik usai memuntahkan awan panas guguran (APG) pada hari Rabu, 19 November 2025.

Momen tersebut diabadikan warga setempat yang mencuri perhatian publik usai video detik-detik erupsi gunung Semeru beredar luas di aplikasi chat WhatsApp.

Tampak guguran awan panas (APG) meluncur dari puncak menuju ke beberapa titik hingga menerjang ke Jembatan Gladak Perak di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang yang letaknya hanya beberapa kilometer dari Gunung Semeru.

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Luncurkan Awan Panas Hingga 5 Kilometer, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada

"Potret erupsi besar Semeru sore ini sudah menyebar ke beberapa titik hingga ke jembatan Gladak Perak. Kondisi gelap tertutup kabut. Mohon doanya, semoga lekas membaik," tulis akun @mountnesia.

Banyak postingan terkait erupsi Semeru yang ramai berseliweran di medsos. Salah satu video yang paling menarik perhatian adalah rekaman warga setempat yang mengambil gambar erupsi dari jarak berbahaya.

Alih-alih menghindar, warga yang melewati jembatan Gladak Perak justru berhenti sejenak dan merekam erupsi gunung Semeru ketika guguran awan panas mulai bergerak mendekat menuju ke wilayah mereka.

Bahkan ada beberapa warga yang memposting video saat berada di tengah kabut asap saat mengabarkan kondisi Jembatan Gladak Perak yang diselimuti kabut pasca erupsi.

Baca Juga: 5 Fakta Erupsi Gunung Semeru, 178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo hingga Status Tanggap Darurat di Lumajang

Warga sekitar menghimbau agar pengendara menjauh dan sementara ini tak melewati lokasi tersebut karena kondisi sangat gelap dengan jarak pandang terbatas pasca Semeru memuntahkan awan panas.

Video unggahan warga tersebut mendapat perhatian serius dari Badan Geologi ESDM karena aksi tersebut dinilai sangat berbahaya.

Melalui akun media sosial resminya, Badan Geologi ESDM menekankan bahwa status Gunung Semeru yang kini sudah mencapai Level IV (Awas) dan menghimbau warga untuk mengutamakan keselamatan dengan menjauhi radius bahaya.

"Video ini tidak untuk ditiru! Awan panas bukan kabut. Tingkat Aktivitas Gunung Semeru saat ini mencapai Level IV (Awas), dihimbau warga menjauhi radius bahaya, utamakan keselamatan," tulis akun Instagram @badan.geologi dikutip SketsaNusantara.id pada hari Kamis, 20 November 2025.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @badan.geologi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X