SketsaNusantara.id - Kasus dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memasuki babak baru.
Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mengungkapkan, perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan.
Tak hanya itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto juga mengatakan, kasus dugaan korupsi pengadaan Google Cloud tengah dipersiapkan untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).
Dalam keterangannya, Setyo menambahkan, perkembangan penyidikan berjalan paralel bersamaan dengan proses pelimpahan ke Kejagung.
“Ada sprindik, nanti saya pastikan lagi... Seingat saya proses pelimpahannya dalam bentuk pelimpahan penyidikan yang sudah dilakukan oleh KPK,” ujarnya kepada wartawan pada Rabu, 19 November 2025.
Pada kesempatan yang sama, Setyo juga menjelaskan alasan pelimpahan kasus dugaan korupsi pengadaan Google Cloud ke Kejagung.
Pelihpaham tersebut dilakukan KPK karena adanya irisan kuat antara dugaan korupsi Google Cloud dengan kasus Chromebook yang menyeret Nadiem Makarim.
“Sebenarnya kami juga ada, di awal juga ada satu kan itu, satu kesatuan antara Google Cloud dan Google Chrome,” tuturnya lagi.
“Dari hasil koordinasi untuk Google Cloud itu nanti penanganannya akan diserahkan kepada Kejaksaan Agung,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu pernah menerangkan perihal proyek Goocle Cloud yang bersamaan dengan pengadaan Chromebook.
Artikel Terkait
Mengapa Dokumen Ijazah Jokowi yang Diterima Bonjowi Diburamkan UGM? Sidang KIP Ungkap Alasan dan Instruksi Hakim
Tragis, Kronologi Kecelakaan Tunggal di Situbondo yang Merenggut Nyawa Kapolsek Arjasa, AKP Kusmiani Meninggal Dunia Diduga Terkena Serangan Jantung
Kepala Patung Soekarno di Alun-Alun Indramayu Miring, Kerusakan Diduga Terkait Pemasangan Tenda Acara
Tiba-tiba Bahas Santet Lagi, Ferry Irwandi Sebut Tantangan Masih Berlaku dengan Hadiah Alphard dan Rp2,5 Miliar
Sempat Viral, Penanaman Pohon Alpukat di Savana Kawah Wurung Batal! Perhutani Bondowoso Beberkan Alasannya
BRI Pimpin Sindikasi Pembiayaan BRI SSMS Rp5,2 Triliun, Dorong Ekspansi Industri Sawit dan Penguatan Agribisnis Nasional