Minggu, 19 Juli 2026

Sempat Viral, Penanaman Pohon Alpukat di Savana Kawah Wurung Batal! Perhutani Bondowoso Beberkan Alasannya

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 19 November 2025 | 12:00 WIB
Penanaman pohon Alpukat di Kawah Wurung dibatalkan (X/ @mutyanilaa)
Penanaman pohon Alpukat di Kawah Wurung dibatalkan (X/ @mutyanilaa)

 

SketsaNusantara.id - Perhutani Kabupaten Bondosowo akhirnya angkat bicara terkait kabar penanaman pohon Alpukat di kawasan savana Kawah Wurung.

Rencana yang viral di media sosial beberapa waktu lalu ini sempat mendapatkan kecaman dari publik khususnya pengguna media sosial.

Banyak pihak yang menolak rencana penanaman Alpukat di salah satu objek wisata Bondosowo tersebut.

Baca Juga: Savana Kawah Wurung di Bondowoso Diduga Akan Ditanami Pohon Alpukat, Netizen: Bakal Sepi Pengunjung

Salah satu alasannya karena status Kawah Wurung yang termasuk ke dalam geosite dalam Geopark Ijen.

Publik pun kian geram lantaran pada Selasa, 18 November 2025 sempat beredar video yang memperlihatkan sejumlah pekerja mulai melubangi area savana.

Hingga akhirnya, Perhutani selaku pemilik dan pengelola Kawah Wurung buka suara.

Baca Juga: 4 Fakta Rencana Penanaman Pohon Alpukat di Kawah Wurung Bondowoso, Program Penghijauan hingga Status Geopark

Dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram @bondowosotodayid, penanaman pohon Alpukat di Kawah Wurung dibatalkan.

“Penanaman Pohon Alpukat di Kawah Wurung dibatalkan,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Akun itu juga menjabarkan penjelasan Perhutani Bondosowo terkait kabar penanaman Alpulat tersebut.

Baca Juga: Punya Julukan New Zealand dari Jawa Timur, Kawah Wurung: Destinasi Wisata dengan Pesonanya yang Gak Main-main

“Perhutani Bondowoso sebut salah lokasi penghijauan dan akan dilaksanakan di tempat lain,” tulis akun @bondowosotodayid lagi.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @bondowosotodayid

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X