Minggu, 19 Juli 2026

Anggaran Makan Bergizi Gratis Sudah Terserap 61 Persen, Kepala BGN Waspadai Kekurangan Dana Menjelang Akhir Tahun

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 13 November 2025 | 21:45 WIB
Ilustrasi MBG. (bgn.go.id)
Ilustrasi MBG. (bgn.go.id)

SketsaNusantara.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan bahwa serapan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pertengahan November 2025 telah mencapai 61 persen dari total pagu.

Namun, ia menilai pihaknya kemungkinan membutuhkan tambahan anggaran untuk memastikan kelancaran program hingga akhir tahun.

Dalam keterangan kepada wartawan pada Rabu, 12 November 2025, Dadan menjelaskan bahwa nilai serapan anggaran saat ini sudah mencapai Rp43,4 triliun.

Baca Juga: Pendaftaran Mitra SPPG Ditutup! Ini Tindakan BGN Setelah 8.471 Calon Dapur MBG Diusulkan dalam 3 Hari

“Sesuai dengan planning kita, anggaran kita sudah terserap sampai hari ini Rp43,4 triliun, itu sudah mencakup 61 persen,” ujar Dadan.

Meski begitu, untuk kategori bantuan pemerintah, tingkat penyerapan anggaran masih lebih rendah dibanding total keseluruhan.

Dadan mencatat, dari pagu anggaran Rp51,2 triliun, baru sekitar 36,23 persen yang terserap. “Sementara untuk bantuan pemerintahnya dari pagu anggaran 51,2 itu sudah terserap 36,23,” lanjut Dadan.

Baca Juga: Kapan Pendaftaran Mitra SPPG atau Dapur MBG Ditutup?

Dengan sisa waktu sekitar 50 hari menuju akhir tahun, BGN masih memiliki sekitar Rp14 triliun dana yang harus dikelola secara efisien.

Dadan memperkirakan kebutuhan biaya tambahan bisa saja muncul agar kegiatan program tetap berjalan sesuai target.

“Jadi untuk 50 hari ke depan masih tersisa kurang lebih Rp14 triliun,” katanya.

Lebih lanjut, ia memprediksi bahwa di sisa waktu pelaksanaan, program Makan Bergizi Gratis dapat membutuhkan tambahan dana hingga Rp29,5 triliun. Tambahan tersebut diperlukan untuk menutupi biaya operasional dan mendukung distribusi bantuan di seluruh daerah.

“Kemungkinan kita akan membutuhkan anggaran biaya tambahan karena di 50 hari terakhir untuk bantuan pemerintah membutuhkan 29,5 triliun,” ungkapnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah dan masyarakat berpendapatan rendah.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X