Minggu, 19 Juli 2026

MBG Bisa Dongkrak IQ Jadi 120? Zulhas: 'Kumpulkan Satu Kampung di Dusun...'

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 2 November 2025 | 18:15 WIB
Ilustrasi, siswa-siswi saat menikmati MBG. (bgn.go.id)
Ilustrasi, siswa-siswi saat menikmati MBG. (bgn.go.id)

SketsaNusantara.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Program ini disebut dapat berpengaruh langsung terhadap kecerdasan masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan fisik anak-anak penerima manfaat.

Pejabat yang akrab disapa Zulhas itu menjelaskan, kemajuan suatu negara tidak dapat dilepaskan dari kualitas manusianya.

Menurutnya, negara tidak akan maju tanpa SDM yang cerdas dan produktif.

“Tidak mungkin negara itu maju atau miskin, itu bergantung cara ngelolanya, bergantung produktivitasnya. Artinya tergantung kepada manusianya, tergantung kepada sumber daya manusianya,” ujar Zulhas dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 di JCC, Sabtu, 1 November 2025.

Baca Juga: Hasan Nasbi Bandingkan PMTAS Soeharto dengan Program MBG Prabowo, Kenang Masa SD Dapat Bubur Kacang Hijau

Ia menambahkan, kualitas SDM sangat ditentukan oleh asupan gizi yang diterima sejak dini. “Kalau sumber daya manusia kita gizinya kurang dan itu yang terjadi bertahun-tahun, itu fisiknya lemah, IQ-nya rendah,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Zulhas mengungkapkan fakta bahwa rata-rata IQ masyarakat Indonesia masih di angka 78.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi upaya peningkatan daya saing bangsa.

Baca Juga: Masuk Bangunan Bersejarah, Ini 7 Fakta Mengejutkan di Balik Rencana Pemkab Jember Jadikan Gedung Nasional Indonesia Sebagai Dapur Umum MBG

Ia mencontohkan, banyak masyarakat di pedesaan yang kesulitan memahami perhitungan dasar akibat kemampuan berpikir logis yang rendah.

“Oleh karena itu kalau saya tidak salah, mohon maaf, rata-rata IQ di rata-rata Indonesia 78. Tentu yang di ruang ini beda, tapi rata-rata 78,” ujarnya.

“Kumpulkan satu kampung di dusun, satu kampung, seribu orang bapak kumpulkan. Tanya kalau putranya bapak tiga, putranya bapak empat, hitung dong berapa keperluanmu sebulan, dan berapa satu tahun anakmu bisa sekolah, tidak bisa ngitung,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X