"Kami menindaklanjuti seluruh laporan tersebut. Siswa dan sekolah yang terindikasi melanggar aturan diproses bersama Inspektorat Jenderal serta UPT di daerah," tegasnya.
Sebagai informasi, TKA bertujuan mengukur capaian akademik pelajar SMA secara terstandar. Tes ini juga menjadi syarat mutlak bagi siswa yang ingin mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi (seperti SNBP).
Pelaksanaan tes ini juga berlangsung sangat ketat. Peserta diwajibkan untuk menaati tata tertib, termasuk dilarang membawa catatan khusus atau alat bantu seperti kalkulator hingga perangkat elektronik seperti handphone dan kamera ke dalam ruang ujian.
Tindakan siswa merekam bahkan menyebarkan video yang menyebabkan kebocoran soal, tentu saja melanggar peraturan yang dikenakan sanksi berat.
Hal ini diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 95/M/2025 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Siswa yang nekat melakukan pelanggaran akan menanggung konsekuensi meliputi pembatalan ujian dan mendapat nilai 0. Alhasil, siswa tersebut tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Peristiwa ini menjadi evaluasi bagi seluruh pihak dan Kemendikdasmen akan terus memantai pelaksanaan TKA 2025 agar berjalan jujur dan adil bagi semua siswa di seluruh Indonesia.
"Kemendikdasmen hadir memantau langsung pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) di berbagai daerah. Peninjauan ini menjadi bentuk komitmen untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan dengan jujur, aman, dan nyaman bagi seluruh murid," tulis Kemendikdasmen melalui akun Instagram resminya.
"Pemantauan ini juga diharapkan bisa menjadi dorongan bagi seluruh satuan pendidikan untuk terus menjaga kualitas pelaksanaan tes, sekaligus menumbuhkan budaya belajar yang jujur dan gembira bagi murid-murid Indonesia," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Jejak Juang Letkol Moch. Sroedji Dihidupkan Kembali, Pramuka Universitas Jember Gelar Napak Tilas untuk Tanamkan Spirit Pancasila di Era Digital
Berapa Harta Kekayaan Gubernur Riau Abdul Wahid? Ditangkap KPK karena Diduga Terlibat Kasus Korupsi di Dinas PUPR
Pasang Badan untuk Whoosh, Prabowo Tegaskan Sikapnya soal Utang Kereta Cepat: Saya Tanggung Jawab!
Innalillahi! Seorang Anak di Jember Tega Bunuh Ibu Kandungnya, Diduga Stres dan dalam Pengaruh Miras
Tema Hari Pahlawan 2025 Lengkap dengan Makna hingga Filosofi Logo, Resmi dari Kementerian Sosial
Naas! Pria di Jember Tega Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas