Minggu, 19 Juli 2026

5000 Penerima Bansos di DKI Jakarta Terindikasi Terlibat Taruhan Online, Rano Karno: Sedih...

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:45 WIB
Rano Karno wakil gubernur Jabar  (Instagram @si.rano)
Rano Karno wakil gubernur Jabar (Instagram @si.rano)

SketsaNusantara.id – Sebuah ironi miris terungkap di Ibu Kota Jakarta dimana ribuan warga Jakarta penerima bantuan sosial (bansos) diduga terseret taruhan online.

Masyarakat yang seharusnya memanfaatkan dana bansos untuk kebutuhan dasar, justru terindikasi menyalahgunakannya untuk bermain taruhan online.

Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, data terbaru dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap fakta mengejutkan ini, yang memicu reaksi tegas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Baca Juga: Tolak Hadiah Negara, Jokowi Pilih Tinggal di Rumah Sendiri Ketimbang Rumah Pensiun di Colomadu, Alasannya Jadi Sorotan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan bahwa berdasarkan penelusuran PPATK, setidaknya 602.000 warga Jakarta terlibat dalam aktivitas judi online. 

"5000 diantaranya diduga penerima bansos, sedih," ungkap Rano Karno.

"Terpaksa kita cabut ini," tegasnya.

Dari jumlah fantastis ini, Rano menyebut bahwa sekitar 5.000 hingga 15.000 orang di antaranya merupakan penerima program Bansos Pemprov DKI.

Baca Juga: Kian Merajalela? Kios UMKM di Jember Nyaris Jadi Korban Pembobolan, Pelaku Diduga Nekat Potong Gembok Pengaman

Indikasi penyalahgunaan ini meliputi program bantuan penting seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Sedangkan nilai total transaksi deposit taruhan online yang dilakukan oleh 602.000 warga Jakarta tersebut mencapai angka mencengangkan, yaitu Rp 3,12 triliun. 

Data tersebut menurut Rano menunjukkan betapa masifnya peredaran taruhan online dan ironi penyalahgunaan dana bantuan yang seharusnya menjadi jaring pengaman sosial.

Baca Juga: Ditanya Alasan KPK Tak Kunjung Selidiki Dugaan Korupsi Whoosh, Mahfud MD: Entah Takut Pada Siapa

Sebab itu menanggapi temuan PPATK ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan akan menertibkan para penerima Bansos yang terbukti terlibat taruhan online.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X