SketsaNusantara.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akui telah maafkan siapapun yang membuat meme tentang dirinya.
Seperti diketahui belum lama ini, sayap organisasi Partai Golkar nyatakan akan melaporkan siapapun yang membuat dan menyebarkan meme tentang Bahlil Lahadalia.
Atas laporan tersebut, Bahlil menyatakan akan meminta untuk diberhentikan.
"Nanti saya akan minta sudah, stop (laporan). Apalagi kalau sudah ada yang minta maaf kan. Allah saja mau memaafkan umatnya ketika dia sudah minta maaf. Apalagi kita manusia. Tidak boleh juga kita melebihi kodrat ilahi kita," ucapnya, dilansir dari akun Tiktok @infoin.
Bahlil mengatakan bahwa ia akan melakukan pemanggilan petinggi DPP Partai Golkar terkait pelaporan terhadap pengguna media sosial tersebut.
"InsyaAllah saya akan memanggil adik-adik saya itu, sayap organisasi, untuk sudah. Kalian yang sudah minta maaf, sudah maafkan,"
"Jangan kita memperpanjang. Tapi jangan lagi, ya, kita memberikan didikan yang baiklah untuk rakyat, bangsa, dan negara," katanya.
Menurut Bahlil, adanya kritik publik mengenai kebijakan dari para pemimpin lumrah terjadi.
"Saya pikir kalau ada yang meme-meme apa, sudahlah saya maafkan, lah. Enggak apa-apa kok. Sebenarnya kalau kritisi kebijakan itu enggak apa-apa," ucapnya.
Meski menurutnya, jika kritikan tersebut telah mengarah ke hal pribadi juga kurang baik.
"Tapi kalau sudah pribadi, sudah mengarah ke rasial, itu menurut saya nggak bagus, lah," ujarnya.
Artikel Terkait
Bahlil Lahadalia Sindir Penolakan Eksploitasi SDA, Singgung Soal Konsep Negara Maju dan Eksploitasi Hutan!
Bahlil Lahadalia Ungkap Keinginan Besar Prabowo Subianto Jadikan Gibran Rakabuming Raka Wakilnya, Ada Apa?
5 Komisaris PT PLN EPI, Ada Taufik Hidayat hingga Anak Buah Bahlil Lahadalia, Banyak yang Rangkap Jabatan?
Bahlil Klaim Demokrasi Bukanlah Tujuan Negara, Sebut Pilkada Langsung Bisa Picu Cerai hingga Putus Silaturahmi
Puan Maharani, Fadli Zon, Hingga Bahlil Lahadalia, ini Daftar Lengap 141 Tokoh yang Mendapat Tanda Jasa dan Kehormatan dari Prabowo Subianto