Minggu, 19 Juli 2026

Siapa Pencetus Hari Santri Nasional? Mengenal Sosok KH Thoriq Darwis, Pengasuh Ponpes Babussalam Malang yang Lahir di Jember

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:30 WIB
Sosok Gus Thoriq, pencetus Hari Santri Nasional (Instagram @gusthoriq_official)
Sosok Gus Thoriq, pencetus Hari Santri Nasional (Instagram @gusthoriq_official)

SketsaNusantara.id - Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober tak lepas dari 2 sosok ulama ternama asal Jawa Timur, KH Hasyim Asy’ari dan KH Thoriq Darwis.

Pemilihan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional atau HSN berdasarkan fatwa jihad yang dikeluarkan KH Hasyim Asy’ari pada tahun 1945.

Sementara KH Thoriq Darwis merupakan sosok pencetus lahirnya Hari Santri Nasional.

Baca Juga: Sejarah Hari Santri Nasional, Peran KH Hasyim Asy’ari di Balik Tanggal 22 Oktober hingga Ponpes Babussalam di Malang 

Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Kementerian Agama, pencanangan Hari Santri Nasional merupakan permintaan dari pondok pesantren (ponpes) Babussalam di Malang yang dipimpin oleh KH Thoriq Darwis.

Pada saat 27 Juni 2014, mantan presiden Joko Widodo yang saat itu masih berstatus capres mengunjungi ponpes Babussalam.

Dalan kunjungannya tersebut, KH Thoriq Darwis meminta agar pemerintah menetapkan hari khusus santri.

Baca Juga: Peringati Hari Santri Nasional, Kiai di Jombang Serukan Umat Islam Harus Tetap Jaga Kerukunan

Jokowi pun menyambut baik gagasan tersebut bahkan berkomitmen mewujudkan lahirnya peringatan Hari Santri Nasional pada 1 Muharram.

Menurut ulama yang akrab disapa Gus Thoriq ini, kondisi santri di Indonesia saat ini harus diperjuangkan.

Apalagi ponpes juga memegang peran penting dalam pelaksanaaan revolusi mental yang kala itu merupakan program gagasan Jokowi.

Baca Juga: 10 Ucapan Hari Santri Nasional 2024, Kalimat Spesial Penuh Makna dan Harapan bagi Masa Depan Indonesia, Bagikan Sekarang!

Usulan mengenai peringatan Hari Santri sudah dimulai sejak tahun 2009 lalu bersama 106 pengasuh ponpes di Malang.

Ia juga yang menggagas Hari Santri diperingati setiap tanggal 1 Muharram.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Kemenag, pagmni.or.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X