Kamis, 4 Juni 2026

Peringati Resolusi Jihad, Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Seblak Jombang Kerahkan Ribuan Peserta untuk Kirab Hari Santri

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:05 WIB
Para siswa tampak mengular sedang mengikuti kirab Hari Santri. (SketsaNusantara.id)
Para siswa tampak mengular sedang mengikuti kirab Hari Santri. (SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Sedikitnya seribu peserta mengikuti kirab Hari Santri 2025, Selasa 21 Oktober 2025, pagi. Mereka berasal dari santri, murid, guru dan walimurid dari Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Seblak, Diwek, Jombang.

Kirab dibuka dengan iringan dua group drum band. Lalu diikuti semua murid jenjang TK, MI, MTs dan MA. Mereka semua berada di bawah naungan Yayasan Khoiriyah Hasyim Seblak.

Rute yang ditempuh di sekitar Desa Kwaron, Tebuireng, dan Desa Cukir. Termasuk jalur provinsi yang menghubungkan Jombang-Malang. Kebetulan lokasi Pesantren Seblak berada di barat makam Gus Dur Tebuireng.

Baca Juga: Hati-hati! Akun-akun Pembuat dan Pengunggah Meme Bahlil Akan Diproses Hukum: Merepost Konten Serupa Juga Kami Sisir!

Kegiatan kirab ditandai dengan pelepasan balon di gerbang pondok. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengenakan berbagai pakaian. Mulai pakaian adat, profesi hingga baju daur ulang.

Ketua Majelis Pengasuh Pesantren Seblak Nyai Hj Nur Laili Rahmah berharap, kirab memotivasi para santri lebih semangat dalam mencari ilmu. "Agar ke depan mereka menjadi lebih baik," ujarnya.

Kegiatan ini diapresiasi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Diwek M. Dony Ardiansyah. Dia sudah beberapa kali melepas kirab hari santri di Pesantren Seblak.

Baca Juga: Datangi Kantor Dirjen Pajak, Purbaya Yudhi Sadewa Dapati Pegawainya yang Pound Fit di Kantor

"Pesantren Seblak ini termasuk pondok tua di wilayah Kecamatan Diwek. Saya yakin di pesantren diajari adab dan akhlak yang baik, meski di luar sana kenakalan sering terjadi," imbuhnya.

Ditemui di lokasi acara, humas panitia Muhammad Ridwan mengatakan banyak hadiah disediakan para peserta. "Tapi semua peserta kirab tidak membayar alias gratis," ujarnya.

Pria berkacamata ini menambahkan, hadiah utama adalah dua sepeda gunung. "Lainnya ratusan hadiah, mulai tas sekolah, mesin cuci, peralatan rumah tangga hingga makanan," imbuhnya.

Baca Juga: Sejarah Singkat PBB yang Diperingati Setiap 24 Oktober, Awal Mula Lahirnya Organisasi Global

Hal senada diungkapkan Muhammad Amir. Kepala MI Seblak ini menuturkan drum band yang diturunkan terdiri dari 45 personel.

"Mereka tetap semangat, meski besok juga ikut kirab acara MWCNU Diwek," ujarnya. Bapak tiga anak ini juga berharap santri ke depan makin berkiprah dalam membangun negeri.***

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X