Namun, hasil rapat koordinasi antara FISIP Universitas Udayana, DPM, Himpunan Mahasiswa, dan pihak kampus menyimpulkan bahwa percakapan tersebut terjadi setelah korban meninggal dunia, bukan sebelum kejadian.
Dengan demikian, tidak ada hubungan langsung antara percakapan tersebut dan penyebab kematian Timothy.
“Kami sangat berduka atas kepergian salah satu mahasiswa terbaik kami. Universitas Udayana turut merasakan kesedihan mendalam bersama keluarga dan sivitas akademika,” ujar Rektor Universitas Udayana, Prof I Ketut Sudarsana, dalam pernyataan resmi.
Ia menegaskan bahwa kampus harus menjadi ruang aman, empatik, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Immanuel Ebenezer Kena Perpanjangan Penahanan 30 Hari, KPK Dalami Skandal Pemerasan Rp81 Miliar di Kemnaker
6 Fakta Tragis di Balik Kematian Mahasiswa Unud yang Diduga Akibat Perundungan, Pemicunya Bikin Publik Terhenyak
Dugaan Perundungan di Balik Kematian Mahasiswa Unud Timothy Anugerah, Viral Tangkapan Layar Nirempati Jadi Bukti
Baru Minta Maaf Setelah Viral, 4 Pengurus Himapol Unud Dipecat Usai Diduga Hina Kematian Timothy Anugerah Saputra
Geger! Jenazah Bayi Perempuan di Semboro Jember Ditemukan di Selokan