Kamis, 4 Juni 2026

Viral Kasus Kematian Timothy Anugerah Saputra, Unggahan Akun Unudmenfess Bongkar Fakta Baru soal Pelaku Bullying

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:30 WIB
Ucapan bela sungkawa dan berduka cita atas kematian timothy Anugerah Saputra, mahasiswa FISIP Unud Bali (Instagram.com/@fisip_unud)
Ucapan bela sungkawa dan berduka cita atas kematian timothy Anugerah Saputra, mahasiswa FISIP Unud Bali (Instagram.com/@fisip_unud)

SketsaNusantara.id - Kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Udayana, Timothy Anugerah Saputra, kembali menjadi sorotan publik. Setelah ramai tudingan bahwa ia menjadi korban perundungan brutal dari sesama mahasiswa, kini muncul kabar baru yang memutarbalikkan dugaan tersebut.

Melalui sebuah unggahan di akun X (Twitter) @unudmenfess pada 17 Oktober 2025, muncul penjelasan mengejutkan bahwa lima mahasiswa yang selama ini dituding sebagai pelaku utama bullying bukanlah penyebab langsung meninggalnya Timothy.

Unggahan tersebut menyoroti bahwa masyarakat terlalu cepat menyimpulkan tanpa memahami kondisi sebenarnya di lingkungan kampus.

Baca Juga: Dugaan Perundungan di Balik Kematian Mahasiswa Unud Timothy Anugerah, Viral Tangkapan Layar Nirempati Jadi Bukti

“Guys, aku tahu kalian marah sama keadaan di Unud sekarang, tapi tolong jangan kemakan narasi yang simpang siur. Kalau kalian ingin bersuara, cari tahu lebih dulu. Stop melakukan terror karena kita gak tahu kondisi psikis orang lain kayak gimana,” tulis akun tersebut.

Menurut unggahan itu, lima mahasiswa yang kini ramai dihujat memang sempat melontarkan guyonan kejam di grup WhatsApp angkatan, namun tindakan tersebut tidak berhubungan langsung dengan kematian Timothy.

“Yang mereka lakukan adalah melontarkan guyonan kejam di grup angkatan, thinking like they own the world dan merasa kalau selera humor semua orang itu sama sampahnya dengan mereka. Tapi mereka bukan dalang dari kepergian almarhum,” lanjutnya.

Baca Juga: 6 Fakta Tragis di Balik Kematian Mahasiswa Unud yang Diduga Akibat Perundungan, Pemicunya Bikin Publik Terhenyak

Sayangnya, setelah nama-nama mereka tersebar, kelima mahasiswa itu justru menjadi korban doxing dan serangan verbal di media sosial.

Akun tersebut juga mengingatkan publik bahwa membalas perundungan dengan perundungan baru tidak akan menyelesaikan masalah.

“Yang gua benci adalah yang menyebar hoax kalau mereka merupakan alasan kematian almarhum sampai-sampai melakukan doxing terhadap para pelaku, menghina fisik, dan melontarkan hinaan seksis serta pelecehan secara verbal. Bagaimanapun kelakuan mereka, itu tidak membenarkan perilaku kalian,” tegasnya.

Baca Juga: Baru Minta Maaf Setelah Viral, 4 Pengurus Himapol Unud Dipecat Usai Diduga Hina Kematian Timothy Anugerah Saputra

Cuitan tersebut langsung viral dan telah dibaca lebih dari 122 ribu kali. Ribuan komentar masuk, memperlihatkan betapa terbelahnya opini publik mengenai kasus tragis yang menimpa Timothy.

Beberapa pengguna X menilai klarifikasi itu justru tidak berempati terhadap korban yang telah meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: X @unudmenfess

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X