“Saya memang meminta kepada orang-orang, untuk bisa lebih fokus pada isu UU tentang Reses yang kini tengah dibahas di DPR. Daripada pembahasan soal pemboikotan,” paparnya.
Baca Juga: BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik Pasca Cuaca Ekstrem ke Korban Bencana
Meskipun begitu, Stevanus mengungkapkan kalau konten yang dibuatnya masih menyinggung beberapa pihak terutama para Banser dan Kiai serta Pondok Pesantren.
“Sebenarnya saya meminta para netizen untuk lebih fokus pada pembahasan soal Undang-Undang Reses, tetapi konten yang saya buat ini masih melukai hati teman-teman. Khusunya bagi NU dan Kiai,” terangnya.
“Maka dari itu saya minta maaf atas kegaduhan ini, saya ternyata memang kurang bisa mengelola kata-kata yang pantas,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
PMI Jember Evakuasi Pohon Tumbang di Tengah Badai, Rumah Warga Sumbersari Jadi Korban
Ribuan Santri Bakal Semarakkan Festival Hari Santri 2025 di Kabupaten Jember
Liga Santri Jawa Timur 2025 Piala Gus Bupati Jember, Laga Pembuka Persid Tantang Rans Nusantara
BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik Pasca Cuaca Ekstrem ke Korban Bencana
26 Pahlawan Kemanusiaan dari Jember Raih Penghargaan Gubernur Khofifah Usai Donor Darah Lebih dari 75 Kali
Aksi Cepat PMI Jember: Kirim Bantuan Sembako untuk Korban Angin Puting Beliung di Sumberbaru
PMI Jember Puji Semangat Warga Sidomekar: 46 Kantong Donor Darah Hanya dalam Sehari
Belum Sebulan Beroperasi, Penerbangan Jember-Jakarta di Bandara Notohadinegoro Terhenti, Bapenda: Bukan Berhenti
Kecam Keras Tayangan Soal Dugaan Pelecehan Pondok Pesantren Lirboyo, Aliansi Santri Jember Desak Trans Media Minta Maaf Terbuka
Butuh Percepatan, Kabag Kesra Jember Targetkan Penyaluran Honorarium Guru Ngaji Segera Rampung