Kamis, 4 Juni 2026

Singgung Polemik Ponpes dan Trans 7, Rumah YouTuber Stevanus Didatangi Banser Jember: Sudah Lukai Hati Santri dan Kiai

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 18:29 WIB
Banser Cabang Jember datangi rumah YouTuber. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Banser Cabang Jember datangi rumah YouTuber. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jember mendatangi rumah YouTuber Stevanus Revaldo di Kecamatan Patrang pada, Jumat 17 Oktober 2025, buntut dari dirinya mengomentari polemik Pondok Pesantren Lirboyo dengan Trans 7.

Dalam akun YouTube nya Stevansyoung yang berdurasi 15 menit tersebut, dirinya membela Trans 7 karena telah menggambarkan sesuatu yang benar.

Akibat video tersebut, Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) mendatangi rumah sang YouTuber untuk bertabayun atas video yang diunggahnya tersebut.

Baca Juga: Butuh Percepatan, Kabag Kesra Jember Targetkan Penyaluran Honorarium Guru Ngaji Segera Rampung

“Dengan adanya video tersebut, kami sebagai benteng ulama, benteng kiai dan benteng NKRI. Sangat kecewa dan menyayngkan tayangan video tersebut,” ujar Wakil Komandan Satuan Banser Cabang Jember Muhammad Irwan.

Ia mengatakan, kedatangannya ke kediaman yang bersangkutan ingin meminta klarifikasi dan penjelasan atas video yang menyinggung pondok pesantren.

“Kami bertabayun karena di video tersebut ada intonasi dan penyampaian yang menggiring, karena apa yang dilakukan Trans 7 yang telah meminta maaf atas kejadian tersebut dianggap tidak perlu, dan bahkan Trans 7 sudah dianggap benar,” jelasnya.

Baca Juga: Kecam Keras Tayangan Soal Dugaan Pelecehan Pondok Pesantren Lirboyo, Aliansi Santri Jember Desak Trans Media Minta Maaf Terbuka

Kondisi tersebut, membuat Banser Cabang Jember merasa kecewa atas tindakan dari YoTuber tersebut dan hal ini menurut Irwan, dirasa merendahkan paea kiai dan pondok pesantren.

“Kami di sini para santri yang telah mengenyam pendidikan pondok pesantren, merasa kecewa.

Karena hal seperti ini tidak perlu disampaikan oleh oknum-oknum tertentu yang tidak tahu kehidupan pondok, karenanya pondok pesantren memiliki ciri khas dan tradisi sendiri,” tegasnya.

Baca Juga: PMI Jember Puji Semangat Warga Sidomekar: 46 Kantong Donor Darah Hanya dalam Sehari

Dikonfirmasi terpisah, Stevanus Revaldo mengungkapkan permintaan maaf atas unggahan video di channel YouTubenya tersebut.

Dirinya menyampaikan, maksud video tersebut sebenarnya meminta masyarakat untuk mengalihkan perhatiannya pada isu yang lebih penting.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X