Kamis, 4 Juni 2026

Tak Sekadar Program Sosial, Prabowo Klaim Makan Bergizi Gratis Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:30 WIB
Presiden Prabowo optimis bahwa MBG bisa menjadi salah program yang bisa berkontribusi mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen. (Instagram/prabowo)
Presiden Prabowo optimis bahwa MBG bisa menjadi salah program yang bisa berkontribusi mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen. (Instagram/prabowo)

Ia juga mengutip perhitungan ekonom yang menyebut setiap pertumbuhan ekonomi 1 persen di Indonesia bisa membuka 400 ribu lapangan kerja.

Dengan begitu, 1,5 juta lapangan kerja dari MBG berpotensi mendongkrak pertumbuhan hingga 3 persen.

“Kalau 1 persen setara 400 ribu lapangan kerja, maka 1,5 juta berarti sudah sekitar 3 persen,” katanya.

Selain menciptakan lapangan kerja langsung, program MBG juga menghidupkan ekonomi lokal.

Setiap dapur umum disebut mampu menumbuhkan hingga 15 pelaku usaha kecil di sekitar wilayahnya.

Mulai dari pemasok telur, sayur, daging, hingga bahan pokok lainnya ikut merasakan dampaknya.

Suasana itu terasa di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kudus, Jawa Tengah.

Tri Sugianto (58), salah satu pengawas dapur, bersama rekan-rekannya sibuk menyiapkan makanan siang untuk ratusan siswa penerima manfaat MBG.

“Saya dulu jualan angkringan di GOR, sekarang jadi pengawas dapur MBG,” cerita Tri dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng pada Selasa 14 Oktober 2025.

Tri mengatakan kehidupannya kini lebih baik.

“Alhamdulillah, sekarang cukup. Tambahan dari sini sangat membantu,” ujarnya.

Ia menyebut sebagian besar rekan kerjanya merupakan warga sekitar yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap.

“Setengah pekerja dapur ini warga Jepangpakis dan Karangpakis. Program ini bukan cuma bantu anak sekolah makan bergizi, tapi juga buka penghidupan bagi banyak orang,” tuturnya.

Pemerintah berharap program Makan Bergizi Gratis tak hanya menekan angka stunting, tapi juga memperkuat ekonomi masyarakat bawah.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X