Kamis, 4 Juni 2026

Tak Sekadar Program Sosial, Prabowo Klaim Makan Bergizi Gratis Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:30 WIB
Presiden Prabowo optimis bahwa MBG bisa menjadi salah program yang bisa berkontribusi mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen. (Instagram/prabowo)
Presiden Prabowo optimis bahwa MBG bisa menjadi salah program yang bisa berkontribusi mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen. (Instagram/prabowo)

SketsaNusantara.id - Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 8 persen.

Optimisme itu disampaikan dalam wawancara bersama Chairman and Editor in Chief Forbes, Malcolm Stevenson Jr atau Steve Forbes, pada agenda Forbes Global CEO Conference 2025.

Dalam forum internasional itu, Prabowo menilai sejumlah program pemerintah akan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Bikin Ngakak! Begini Kehidupan Amanda Manopo Pasca Menikah, Perubahan Sifat Kenny Austin hingga Menu 'MBG' Ramai Jadi Sorotan

Salah satu yang ia soroti adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi prioritas pemerintahannya.

Saat ditanya Steve Forbes apakah target pertumbuhan 8 persen realistis, Prabowo menjawab penuh keyakinan.

“Ketika orang mendapatkan pekerjaan, pendapatan meningkat, dan daya beli tumbuh. Ekonomi otomatis berputar,” ujar Prabowo pada Rabu 15 Oktober 2025.

Baca Juga: Viral Siswa Tak Sentuh Menu Makanan MBG Sama Sekali, Hanya Diambil Bagian Ini Saja...

Menurutnya, efek ganda dari berbagai program pemerintah mulai terlihat.

Program MBG disebut berhasil menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan memberi dampak langsung pada ekonomi masyarakat.

Prabowo menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 30 ribu dapur umum MBG di berbagai daerah.

Setiap dapur mempekerjakan sedikitnya 50 orang, sehingga total ada sekitar 1,5 juta lapangan kerja baru.

“Saya pikir 8 persen sangat mungkin tercapai. Bahkan dengan program Makan Gratis ini saja, kita sudah menciptakan 1,5 juta lapangan kerja langsung,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X