Muhaimin Iskandar menyebut bangunan ponpes Al Khoziny sudah terlalu tua sehingga menjadi salah satu penyebab runtuhnya musholla saat dilakukan pembangunan lebih lanjut.
Tragedi ini menyebabkan puluhan santri meninggal dunia. Tercatat ada lebih dari 60 korban jiwa, menjadikan runtuhnya bangunan Popes ini sebagai musibah dengan korban terbanyak di tahun 2025.
Tragedi ini ini meninggalkan duka mendalam dan menimbulkan dampak secara nasional, sehingga pemerintah mengambil alih penanganan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Intinya, pemerintah menganggap insiden di Ponpes Al Khoziny ini memiliki dampak sosial dan kemanusiaan yang setara dengan bencana nasional, sehingga perlu dibangun ulang dengan menggunakan dana dari APBN.
Selain itu, langkah ini juga memastikan agar bangunan Ponpes Al Khoziny dibangun dengan standar keamanan sebagai langkah preventif dan menunjang agar proses pendidikan para santri tak terhenti lama pasca bencana.
Namun, publik memprotes keras pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny, terlebih APBN bisa digunakan untuk keprrluan lain dengan mempertimbangkan skala urgensi.
"Pemiliknya ada punya mobil Mercy, kenapa Ponpes Al Khoziny dibangun ulang pake uang rakyat?? Anggaran ini tidak pada tempatnya tidak mewakili kepentingan nasional, apa urgensinya??" komentar salah satu warganet di Instagram.
Publik juga mendesak pemerintah untuk melakukan investigasi terkait runtuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny yang dianggap sebagai kesalahan perencanaan pembangunan, sebelum mengambil tindakan lanjutan yang menggunakan APBN.
"Padahal investigasi belum selesai, enak sekali ya, Ponpes gak punya izin terus rubuh karena kesalahan konstruksi, terus dianggap bencana dan dibangun lagi pake APBN," sindir warganet lainnya.
"Ujung-ujungnya pake uang rakyat lagi, APBN dipake mbangun Ponpes yang gak ada IMB, yang punya pesantren juga gak jadi tersangka, Kocak! Bukannya tidak mendukung tapi kita sebagai rakyat yang bayar pajak protes karena anggaran negara kenapa dibuat bangun ulang bangunan milik pribadi??" imbuh warganet lainnya.
Di tengah banyaknya kritik dan protes keras yang ditujukan pada wacana pembangunan ulang Ponpes, Polda Jatim tengah menyelidiki penyebab ambruknya musholla Al Khoziny.