Langkah ini menjadi bagian nyata dari transformasi energi bersih di sektor pertambangan nasional.
Tak kalah penting, PT Timah Tbk mendorong pemberdayaan ekonomi lokal di Bangka Belitung melalui pembinaan UMKM binaan.
Program ini mencakup pelatihan digitalisasi, pendampingan usaha, dan fasilitasi permodalan. Beberapa pelaku usaha bahkan mencatat kenaikan omzet hingga 30 persen setelah bergabung dalam rantai pasok industri tambang.
Pria Utama menegaskan, strategi hilirisasi MIND ID tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata, melainkan juga manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
“Bagi kami, prinsip ESG bukan sekadar pemenuhan regulasi; ini adalah langkah strategis untuk memastikan setiap aktivitas operasional membawa dampak nyata: memulihkan dan menjaga keseimbangan alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tutupnya.
Melalui berbagai inisiatif ini, MIND ID berupaya membuktikan bahwa kegiatan pertambangan dapat berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan kemajuan sosial. Konsep tambang berkelanjutan bukan lagi sekadar wacana, tetapi menjadi praktik nyata di lapangan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sepak Terjang Fuad Bawazier! Sempat Menjadi Bagian Rezim Abuse Power Masa Soeharto, Kini Duduki Posisi Komisaris Utama MIND ID
MIND ID Percepat Realisasi Proyek Strategis demi Menuju Pembangunan Masa Depan
Komitmen Hilirisasi Dibuktikan MIND ID, Smelter Freeport Indonesia Resmi Produksi
Injeksi Bauksit Perdana SGAR, MIND ID Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Masa Depan
MIND ID Siap Ambil Peran Kunci di LME Week 2024 sebagai Penentu Harga Global