“Kami tim SAR Gabungan melaksanakan survey dan juga clean up di sekitaran lokasi,” ujar Tama Vidinillah lagi.
Sementara itu, dalam konferensi persnya, Yudhi mengungkapkan penemuan terakhir sebelum operasi pencarian korban dihentikan.
“Temuan terakhir pada Senin, 6 Oktober 2025 malam pukul 21.03 WIB berupa satu potongan tbuh korban,” ungkapnya.
Tim SAR Gabungan juga memastikan seluruh korban telah dievakuasi dari puing-puing bangunan.
Hingga hari terakhir, total korban tragedi ambruknya bangunan musala Ponpes Al Khoziny berjumal 171 orang.
Dari jumlah tersebut, 104 korban ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 67 orang lainnya dinyatakan tewas.
Dari 67 korban tewas tersebut, 61 di antaranya dalam kondisi utuh sementara tujuh berupa potongan tubuh.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Anggaran Makan Bergizi Gratis Terancam Dipangkas, Menkeu Purbaya Tantang Serapan hingga Akhir Oktober 2025
Tragis, Penumpang Pria Meninggal Dunia dalam Mobil Travel dari Banyuwangi ke Jember, Korban Diduga Kelelahan hingga Mengalami Serangan Jantung
Usai Viral Tepuk Sakinah, Pegawai DJP Kini Mulai Perkenalkan Tepuk Pajak, Warganet Ramai SIndir Ditjen Pajak Gegara Coretax Sering Eror
Dituduh Menghasut Padahal Jadi Paramedis, LBH Surabaya Ajukan Penangguhan Fahril dan Siapkan Pra Peradilan Lawan Kriminalisasi Aktivis Jember
Tinjau Proses Evakuasi di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap Baru 50 Pesantren yang Miliki IMB