Sebagaimana dikutip melalui laman instagram @khofifah.ip, kehadiran sosok walgub beserta gubernur Jawa Timur di tengah wali santri menjadi penopang yang membuat mereka tetap tegar.
Gubernur Khofifah juga mengungkapkan duka cita mendalam atas wafatnya santri pondok pesantren Al-Khoziny. Dan menyatakan bahwa proses pencarian akan terus dilakukan.
“Saat ini kami menunggu di RS Bhayangkara Polda Jatim, bersama tim DVI dan tim post mortem.”
“Kami ingin menyampaikan kepada wali santri bahwa tim DVI tugasnya untuk melakukan identifikasi korban meninggal dunia untuk selanjutnya dilakukan rekonsilasi agar ditemukan kesesuaian kepastian identitas korban,” imbuhnya.
Penemuan jasad korban yang meninggal dunia dilakukan dengan identifikasi yang sesuai, tanpa melalui otopsi terhadap santri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Mencekam! Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk Saat Sholat, Jeritan Terdengar dari Ratusan Santri yang Terjebak Reruntuhan
Update Korban Robohnya Masjid Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Puluhan Santri Terjebak, Ada yang Meninggal Dunia?
Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf Datangi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Takziah hingga Sowan ke Pengasuhx, Gus Yahya: Mari Kita...
5 Fakta Ambruknya Masjid Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, 100 Santri Jadi Korban hingga Kunjungan Ketua PBNU Gus Yahya
Update Evakuasi Santri Ponpes Al Khonziny, Gubernur Jawa Timur Khofifah Pastikan Seluruh Sumber Daya Dikerahkan