Program tersebut juga membuat siswa yang juga bermukim dalam Pondok Pesantren Falahul Muhibbin ini dapat semakin mahir dalam mengkaji kitab kuning. “Guru-guru kami sebagian juga direkrut dari Pondok Tambakberas seperti alumni Madrasah Muallimin. Jadi, program unggulan kitab kuning kami juga semakin terasah,” ungkapnya.
Yang menarik, SMP-SMK Mbah Bolong juga mendorong siswa untuk mahir berbahasa Inggris. Dengan kurikulum ala Kampung Inggris Pare, mereka tidak hanya belajar grammar. Tetapi juga berbicara melalui story telling atau mempresentasikan materi dari kitab-kitab klasik.
Baca Juga: Menteri Pariwisata Tanggapi Isu Mandi Air Galon yang Viral di Media Sosial: Jadi itu Mencoreng…
“Yayasan PP Falahul Muhibbin telah menyusun kurikulum ini dengan melaksanakan studi komparatif ke PP Mazro’atul Lughoh Pare tahun 2022. Keterampilan bahasa Inggris ini diharapkan dapat membuka jalan para siswa jika ingin melanjutkan studi atau bekerja ke luar negeri”, jelasnya.
Di SMK Mbah Bolong, kurikulum bahasa Inggris bekerjasama dengan Safiul Hazim, penulis buku bahasa Basic English Learning bsekaligus pengajar pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Agung menyatakan bahwa dia telah mengenal sosok Safiul Hazim. “Kami telaah bukunya, hasil pengajarannya pun juga bagus”, paparnya.
Tak berhenti di situ. Sejak 2023 sekolah ini juga menumbuhkan budaya literasi. Melalui ekstrakurikuler jurnalistik, SMK Mbah Bolong diajak menulis buku berjudul Drops of Wisdom .
Buku ini sebuah karya tentang kata mutiara dan kalam hikmah dari kitab Ta’limul Muta’allim, Nashoihul 'Ibad, dan Durrotun Nasihin. “Tahun ini kami sudah menerbitkan jilid ketiganya, hasilnya sungguh luar biasa”, terang Agung dengan bangga.
Pendampingan literasi dilakukan oleh Juliana Rulita Sari (Kepala TU) dan Mat Riduwan (Waka Kesiswaaan). Tradisi ini melatih keberanian mereka untuk menuangkan ide.
Hal ini sejalan dengan visi sekolah membentuk pribadi yang berprestasi, kreatif, terampil dan peduli lingkungan berdasarkan iman dan takwa.
SMK Mbah Bolong yang dulu hanya memiliki jurusan Agroteknologi Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) tersebut, kini menambahkan satu jurusan baru. Yaitu Broadcasting Perfilman (Produksi Film). Jumlah siswa SMK Mbah Bolong sekitar 170 siswa, baik dari warga sekitar hingga luar Jawa seperti Kalimantan dan Sumatera.
“Semoga jurusan baru ini dapat membuat sekolah ini semakin berkembang”, pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Ribuan Orang Padati Halaman SMK Mbah Bolong Jombang
Kendarai 63 Bis, 4.000 Jamaah Serban Pimpinan Mbah Bolong Jombang Sowan Gus Iqdam
Dua Siswa SMK Islam Mbah Bolong Jombang Raih Prestasi Nasional Melalui Ajang ONPMI