Pusat gempa ini berada di kedalaman dangkal yakni pada 12 kilometer dan hasil analisis menunjukkan gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut.
Meskipun guncangan dirasakan kuat selama 2 hingga 3 detik di Situbondo dan Banyuwangi, BMKG memastikan gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami meski tercatat juga adanya sejumlah gempa susulan dengan magnitudo yang lebih kecil.
Menanggapi bencana ini, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan segera bergerak ke lokasi terdampak untuk melakukan pendataan lebih lanjut, mendistribusikan bantuan darurat awal, dan memastikan keselamatan warga.
BNPB juga telah mengirimkan tim untuk memberikan pendampingan dan dukungan pemulihan dan pihak BPBD terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan, serta menghindari bangunan yang sudah retak untuk mencegah risiko lebih lanjut.
Sementara itu, pendataan kerusakan masih terus berlangsung, dan diperkirakan jumlah rumah terdampak akan terus diperbarui.
Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum seperti Pos Resort Taman Nasional Baluran juga dilaporkan mengalami kerusakan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Viral Video Penari Berpakaian Minim Joget saat Acara Maulid Nabi di Wonosobo, Panitia Minta Maaf dan Berikan Klarifikasi, Ternyata Begini Faktanya
Ferry Irwandi Mantap Pilih Jalur Pendidikan dan Akan Bangun Perguruan Tinggi, Tegaskan Tak akan Terjun ke Politik
Respon Enteng Zulhas Soal Keracunan MBG, Sebut Hanya Karena Belum Terbiasa: Dulu Saya Minum Susu ya Mencret
DPC PKB Jember Soroti Surat Wabup Djoko ke KPK: Hal Gampang Kok Dibikin Sulit, Kita Akan Klarifikasi!
Promedia Gelar Mediapreneur Talks Surabaya 2025, Kolaborasi Media, Tren Iklan Digital hingga Insentif Jurnalis Jadi Bahasan Utama
Pakai 'Bahasa Bayi', Ferry Irwandi Jelaskan Kebijakan Menkeu Purbaya Suntik Rp200 Triliun untuk 5 Himbara hingga Protes Hotman Paris
Dari Hobi Jadi Cuan, Kisah Pemilik Kopi Toejoean di Jakarta Barat, Kembangkan Bisnis Bersama LinkUMKM BRI