Minggu, 19 Juli 2026

Jalan Pantura di Situbondo Rusak Parah, Bupati Mas Rio Gercep Datangi Menteri PU: Kami Usulkan untuk Dibeton

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 11 September 2025 | 19:12 WIB
Bupati Situbondo Mas Rio dan Menteri PUPR. (Dok Humas Pemkab Situbondo)
Bupati Situbondo Mas Rio dan Menteri PUPR. (Dok Humas Pemkab Situbondo)

SketsaNusantara.id - Kondisi jalan Pantai Utara Jawa (Pantura) di Kabupaten Situbondo mengalami kerusakan, hal ini membuat para pengendara berhati-hati dalam melintasinya.

Merespon hal tersebut Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, segera menemui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta, pada Kamis 11 September 2025.

Dalam pertemuan dengan Menteri PUPR Dody Hanggodo, Bupati Mas Rio pun menyampaikan aspirasinya terkait kondisi jalan nasional yang mengalami kerusakan cukup lama.

Baca Juga: Lagi di Situbondo tapi Bingung Mau kemana, Yuk Intip 5 Tempat Wisata Populer Berikut Ini!

"Alhamdulillah hari ini kita bisa bertemu dengan Pak Menteri, dan kami sampaikan keluhan kami di daerah soal jalan nasional di Situbondo yang mengalami kerusakan," ujarnya.

Dampak dari kerusakan jalan ini menurut Mas Rio, banyak sekali daerah yang mengalami bencana seperti terendam banjir.

Khususnya daerah yang terdampak di antaranya Bungatan, Mlandingan, Besuki, Banyuglugur dan sebagian Kendit.

Baca Juga: Geliat Ekonomi Bakal Meningkat, Operasinya Exit Tol Situbondo Bakal Tingkatkan Kunjungan di Pantai Pasir Putih

Hal ini kata Mas Rio, sangat menganggu aktivitas masyarakat khususnya dalam mencari rezeki dan juga berbahaya bagi pengguna jalan jika dibiarkan berlarut-larut.

"Risikonya cukup tinggi bagi keselamatan masyarakat yang melintas, dan juga pasti menganggu aktivitas khususnya mereka yang bekerja," paparnya.

Mas Rio juga mengusulkan kepada Menteri Dody Hanggodo, untuk konstruksi bangunan jalan ini sebaiknya menggunakan beton.

Baca Juga: Ambil Langkah Strategis, Bupati Mas Rio Berikan Diskon PBB untuk Masyarakat Situbondo

Sebab, kondisi jalan saat ini jika hanya ditambal sulam akan cepat rusak kembali karena intensitas kendaraan cukup padat.

Beda halnya jika menggunakan beton, maka kekuatannya besar dan pastinya juga tahan lama.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X