Sabtu, 18 Juli 2026

Polisi Panggil Panitia Carnaval Sound Horeg dan Warga Buntut Pengrusakan Jembatan Wuluhan Jember

Photo Author
Gita Pamuji, Sketsa Nusantara
- Selasa, 23 September 2025 | 19:33 WIB
Panitia carnaval dan warga saat dipanggil polisi. (Dok. Polsek Wuluhan)
Panitia carnaval dan warga saat dipanggil polisi. (Dok. Polsek Wuluhan)

 

SketsaNusantara.id - Viral di media sosial Instangram sebuah jembatan dirusak agar truk bermuatan sound horeg bisa melewati jalan. Peristiwa itu terjadi di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember pada Kamis 18 September 2025.

Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko Dardhak Saputro menyampaikan, pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada pihak panitia carnaval sound horeg dan warga yang menjadi saksi kerusakan jembatan.

Pemanggilan itu dilakukan setelah polisi melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga: Pembatas Jembatan di Wuluhan Dibongkar agar Truk Sound Horeg Bisa Lewat, Polres Jember Bakal Tindak Tegas Pelaku

“Benar adanya saat anggota melakukan cek TKP sesuai yang ada di medsos. Telah terjadi pengrusakan pembatas jembatan di Jalan arah Balung-Jenggawah Dusun Sumberejo, Desa Glundengan,” katanya, Selasa 23 September 2025.

Selanjutnya kata dia, semua pihak terkait dipanggil-didatangkan ke Polsek Wuluhan. Tujuannya, agar pemeriksaan bisa dilakukan secara berantai.

“Selanjutnya kita melakukan tindakan kepolisian berupa pemanggilan pihak-pihak terkait. Hari ini, mulai dari ketua panitia sampek warga yang waktu itu ikut sebagai saksi kami datangkan untuk dilakukan pemeriksaan berantai,” ujarnya.

Baca Juga: Demi Sound Horeg, Pembatas Jembatan di Jember Dibongkar, Netizen Singgung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Handoko menambahkan, berdasarkan dari keterangan saksi, warga spontan melakukan pengrusakan dikarenakan truk bermuatan sound horeg tidak bisa melintas. Sementara dibelakang kendaraan truk, ada banyak kendaraan.

“Hasilnya dari keterangan saksi-saksi, bahwa perbuatan tersebut spontan dilakukan karena kendaraan tidak bisa melintas. Sementara dibelakang kendaraan truk, banyak kendaraan sehingga terjadi kemacetan,” paparnya.

“Salah satu warga turun melakukan pengeprasan atas bangunan jembatan. Kondisi hari ini, jembatannya sudah diperbaiki oleh warga dengan dipandu oleh ketua panitia,” tambahnya.

Baca Juga: Sound Horeg Kembali Memakan Korban! Kecelakaan Karnaval di Banyuwangi Sebabkan 4 Penari Diseruduk Mobil

Handoko menghimbau, agar kedepan masyarakat yang mengadakan kegiatan serupa tidak melakukan pengrusakan fasilitas umum. Pihaknya menegaskan, semua ada aturannya, semua ada tata tertibnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X