SketsaNusantara.id - Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra dilaporkan sebagai orang hilang.
Laporan tersebut dibuat oleh warga sebagai bentuk protes lantaran Bupati Buton disebut-sebut tak pernah pergi ke kantor selama 1 bulan.
Puluhan warga dan mahasiswa ini kemudian membuat laporan orang hilang ke Polres Buton pada 18 September 2025.
Baca Juga: Temui MENPAN-RB, Bupati Jember Gus Fawait Perjuangan 3.378 PPPK Paruh Waktu
“Mereka (warga dan mahasiswa) mengaku sudah hampir sebulan tak melihat sosok sang bupati yang biasanya cukup aktif berkegiatan di daerah,” tulis akun @MurtadhaOne1 sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Setelah membuat laporan orang hilang, warga kemudian menempel foto sang bupati dengan keterangan ‘Laporan Keterangan Orang Hilang’.
Aksi tersebut merupakan bentuk keresahan warga atas ketidakhadiran Alfin Akawijaya di tengah permasalahan yang terjadi di Buton.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Peroleh Penghargaan Atas Kepedulian Pendidikan dan Kesehatan
“Apalagi masih banyak persoalan menumpuk, mulai dari dugaan pelanggaran dalam aktivitas pengangkutan aspal hingga tuntutan pembatalan tunjungan anggota DPRD,” tulis akun @MurtadhaOne1 lagi.
Sejumlah sumber menyebutkan, bupati berusia 29 tahun itu disebut-sebut tengah berada di Jakarta.
Berdasarkan pantauan tim redaksi dari media sosial Facebook dan Instagram Alvin Akawijaya, terlihat selama beberapa hari kebelakang, Bupati Buton mengunggah kegiatannya di Jakarta hingga Yoyakarta.
Seperti pada unggahan tanggal 13 September 2025, Alvin terlihat tengah berada di Yogyakarta untuk menandatangani MoU antara pemerintah Kabupaten Buton dengan Fakultas Pertanian UGM.
Artikel Terkait
Data 70 Ribu Kecelakaan di Semester Pertama 2025, IFG Serukan Budaya Selamat dan Kesadaran Berasuransi
Merawat Warisan Tulis Nusantara Aksara Kawi Lewat Mangadhyayaksara di Jember
Polemik Tunjangan Perumahan DPRD, DKI Jakarta Ingin Seragam Nasional, Wamendagri Ingatkan Harus Ikuti Kondisi Daerah
Prabowo Bagikan 330 Ribu Smart TV untuk Sekolah: Program Digitalisasi Pendidikan Demi Pemerataan Akses Belajar di Seluruh Indonesia
Bisnis Gelap di Balik Instagram: Polisi Bekuk 9 Tersangka Jaringan Tembakau Sintetis Rp21 Miliar Beroperasi 4 Bulan