Namun, bagi Lalu Hadrian, tunjangan tersebut belum cukup sehingga ia meminta pemerintah untuk lebih serius dalam mengatasi persoalan kesejahteraan guru honorer, yang sudah menjadi isu klasik di dunia pendidikan.
Pemerintah sendiri telah berjanji untuk meningkatkan kesejahteraan guru, baik ASN maupun non-ASN.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan mengumumkan program tunjangan tambahan bagi guru non-ASN.
Namun, besaran tunjangan yang diusulkan Komisi X DPR RI ini dinilai masih jauh dari harapan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup yang layak.
Untuk itu Anggota DPR terus menyuarakan agar pemerintah tidak hanya fokus pada guru yang sudah berstatus ASN atau memiliki sertifikasi, melainkan juga memprioritaskan guru honorer yang gajinya sangat minim.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Inilah Profil dari Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Keponakan Presiden Prabowo yang Mundur dari DPR RI
Menjadi Korban Penjarahan, Astrid Kuya Menangis: Rumah Saya Dibangun dari Keringat, Bukan Uang DPR
Pernah Ditegur Komisi XI DPR, Gaya Bicara Purbaya Yudhi Sadewa Kembali Disorot, Dokter Tirta: Pak Menkeu Cepet...
3 Masjid di Jember ini Memiliki Kubah Estetik, Salah Satunya Memiliki Kubah Mirip Desain Gedung DPR RI
Banyak Masyarakat Tak Fasih Berbahasa Indonesia, Anggota Komisi X DPR Dorong Diseminasi Bahasa Indonesia ke Pelosok Daerah