“Lebih baik datang sebelum pukul 16.00, sehingga bisa mendapat parkir yang nyaman. Selain itu, lebih efektif jika berangkat berombongan dengan kendaraan besar, agar volume kendaraan pribadi bisa ditekan,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan agar warga tidak salah jalur, terutama setelah pukul 17.00.
“Kalau keliru, potensi kemacetan justru makin besar, terutama di dua titik simpang yang menjadi akses utama,” katanya.
Rekayasa lalu lintas ini diharapkan tidak hanya menjaga kelancaran transportasi, tetapi juga memberikan kesan positif bagi tamu MTQ. Dengan pengaturan yang matang, Jember ingin menunjukkan diri sebagai tuan rumah yang ramah sekaligus siap menerima ribuan pengunjung.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Diid. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Gelar Yudisium Strata Satu, Ajak Para Calon Alumni Pertahankan Integritas dan Rendah Hati
Tiga Titik Longsor Terjadi di Sumberbaru, BPBD Jember Salurkan Bantuan dan Gelar Pembersihan Dampak Longsor
Bupati Jember Gus Fawait Peroleh Penghargaan Atas Kepedulian Pendidikan dan Kesehatan
Sukseskan Perhelatan MTQ XXXI, Dinkes Jember Terjunkan Ratusan Nakes dan Ambulans
Terjunkan Ratusan Personel, Dishub Jember Imbau Masyarakat Pilih Rute Lain untuk Hindari Kemacetan saat MTQ XXXI Digelar