Ferry Irwandi tidak hanya sekadar menuliskan kembali fakta sejarah, tetapi juga membagikan sisi personal tentang kekagumannya pada Munir.
Ia mengaku sebagai penggemar berat karya tulis yang pernah mengulas tentang Munir di majalah musik terkenal.
“Saya adalah penggemar berat @sebelahmata_erk saat kuliah, saya membaca sebuah tulisan di majalah rolling stones, majalah yang membuat saya jatuh cinta pada @solehsolihun, waktu itu ulasan tentang band luar biasa ini, salah satunya lagu di Udara yang merupakan tribute untuk beliau. Lagu yang bagus sekali dan sampai hari ini masih sangat memengaruhi,” tulisnya.
Lebih jauh, Ferry menegaskan bahwa ide dan gagasan Munir tidak pernah mati.
Meski raganya sudah tiada, semangat perjuangan Munir justru terus hidup di tengah masyarakat yang peduli pada nilai kemanusiaan dan keadilan.
“Ide dan gagasan pak Munir terus hidup. Perjuangan pak Munir terus hidup. Keadilan pak Munir terus hidup. Bukti betapa hebatnya beliau.” tulis Ferry dalam caption.
Kalimat ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa perjuangan menegakkan keadilan tidak pernah selesai.
Munir telah menanamkan api semangat yang bisa diwarisi oleh generasi selanjutnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Dari Toyama ke Kalijompo: Inilah Kisah Residensi di Jantung Perkebunan Jember Dari Lensa Sari Shibata
Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Harga Emas Antam Rp2,06 Juta per Gram Disertai Stok yang Tak Tersedia
Indonesia Dipastikan Tak Impor Beras hingga 2025, Stok 2 Kali Lipat dari Tahun Lalu dan Pendapatan Petani Naik Rp60 Triliun
Gebyar JASNU, Pendakwah Muda di Jombang Ini Ungkap 3 Hal Dapat Lemahkan Generasi Milenial
Viral! Crazy Rich Dubai Ajak Ahmad Sahroni Pindah ke Negaranya, Tawarkan Pajak Nol, Polisi Cepat Tanggap hingga Mobil Mewah dengan Harga Murah