Kamis, 4 Juni 2026

Sosok Nono Anwar Makarim, Ayah Nadiem Makarim, Ternyata Tokoh Anti Korupsi Ternama, Tegas dan Ditakuti, Anaknya Kok Jadi Tersangka?

Photo Author
Dyla Putry R., Sketsa Nusantara
- Jumat, 5 September 2025 | 19:12 WIB
Sosok ayah Nadiem Makarim ternyata tokoh anti korupsi (kolase @nadiem_makarim__)
Sosok ayah Nadiem Makarim ternyata tokoh anti korupsi (kolase @nadiem_makarim__)

SketsaNusantara.id - Kasus skandal mega korupsi yang merugikan negara hingga Rp 1,98 triliun terus menjadi sorotan publik.

Nama besar Nadiem Makariem menjadi topik hangat di berbagai headline media belakangan ini.

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim (NAM) resmi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung atas kasus dugaan korupsi chromebook.

Sejak 4 September 2025 Nadiem Makarim resmi ditahan di Rutan Salemba hingga 20 hari ke depan.

Baca Juga: Beda Dari yang Lain, Denny Sumargo Pilih Warna Merah Putih di Tengah Tren Brave Pink Hero Green dan Tegaskan Persatuan

Ditetapkannya Nadiem Makarim sebagai tersangka tentu menjadi potret ironi dan paradok keluarga.

Mengingat sosok ayah Nadiem bukanlah orang sembarangan khususnya terkait masalah korupsi.

Diketahui Nadiem Makarim adalah anak dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri.

Ayah Nadiem merupakan seorang praktisi hukum, intelektual, pengacara, penulis buku, yang kehidupannya banyak diwarnai dengan kegiatan pemberantasan korupsi.

Nono Anwar Makariem terkenal memiliki integritas tinggi dan jejaknya nyaris tanpa cela.

Baca Juga: Merasa Penat? Ini 5 Rekomendasi Wisata Alam di Jember yang Cocok sebagai Tempat Healing, Cocok untuk Libur Panjang Bersama Teman

Lulusan Harvard Law School ini dikenal pula sebagai salah satu pemikir hukum yang paling disegani dan dihormati dieranya.

Selain itu, ayah Nadiem Makarim juga menjadi salah satu pendiri dan Pembina Pusat Studi Hukum Kebijakan Indonesia (PSHK).

Lembaga milik ayah Nadiem ini telah melahirkan banyak pemikir antikorupsi serta aktif mengkritik kebijakan-kebijakan korupsif serta mengawal prosesnya.

Halaman:

Editor: Dyla Putry R.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X