Minggu, 19 Juli 2026

Alissa Wahid Sebut Demo 25 Agustus adalah Puncak Kemarahan Publik yang Terakumulasi, Prabowo Diminta Lupakan Program-program Besar

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 5 September 2025 | 14:53 WIB
Alissa Wahid, putri sulung Gus Dur  (Instagram @alissa_wahid)
Alissa Wahid, putri sulung Gus Dur (Instagram @alissa_wahid)

SketsaNusantara.id - Demo besar-besaran yang mengguncang Indonesia sejak 25 Agustus lalu menjadi sorotan banyak pihak, termasuk putri mendiang presiden Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid.

Dalam forum televisi "Ketika Perempuan Bersuara," Alissa Wahid menyampaikan pandangannya yang mendalam mengenai akar permasalahan di balik aksi massa tersebut.

Menurutnya, kerusuhan yang terjadi bukanlah sekadar reaksi sesaat, melainkan puncak dari akumulasi kekecewaan dan kemarahan publik yang sudah menumpuk sejak lama.

Baca Juga: Jaringan Gusdurian Sebut Pagar Laut Bagian dari Budaya Koruptif, Alissa Wahid: Ini Contoh Mutakhir Pemerintah Bertindak di Belakang Layar

"Masyarakat sedang terhimpit secara ekonomi dan kehidupannya, kemudian bertemu trust issue," tegas Alissa Wahid dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.

"Trust itu seperti oksigen, ketika ada kita tidak merasakannya tetapi ketika tidak ada kita tercekik, sesak nafas dan bisa mati," imbuhnya.

Menurut Alissa Wahid, isu kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah merupakan masalah yang kompleks dan berakar dari beberapa faktor fundamental.

Baca Juga: Yenny Wahid Sindir Aksi Joget DPR di Tengah Kondisi Sulit Rakyat: 'Mari Tahan Diri'

"Kondisi sekarang trust ini sudah mulai mencekik saking sudah tidak percayanya," imbuhnya.

Alissa melihat bahwa hilangnya kepercayaan ini sudah mencapai titik kritis dan merupakan akumulasi dari kekecewaan yang telah berlangsung lama.

"Untuk itu harus kembali ke persoalannya yaitu kondisi ekonomi masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Ferry Irwandi Bongkar Dalang di Balik Kericuhan Aksi Demo Agustus 2025, Siapa?

"Lupakanlah program-program uang gede-gede itu dan reorientasi," tegasnya lagi.

Alissa yang merupakan putri sulung Gus Dur tersebut menyebutkan bahwa sebaiknya pemerintahan Prabowo saat ini harus melupakan program-progran besar yang sedang berusaha mereka wujudkan.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X