SketsaNusantara.id - Demo besar-besaran yang mengguncang Indonesia sejak 25 Agustus lalu menjadi sorotan banyak pihak, termasuk putri mendiang presiden Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid.
Dalam forum televisi "Ketika Perempuan Bersuara," Alissa Wahid menyampaikan pandangannya yang mendalam mengenai akar permasalahan di balik aksi massa tersebut.
Menurutnya, kerusuhan yang terjadi bukanlah sekadar reaksi sesaat, melainkan puncak dari akumulasi kekecewaan dan kemarahan publik yang sudah menumpuk sejak lama.
"Masyarakat sedang terhimpit secara ekonomi dan kehidupannya, kemudian bertemu trust issue," tegas Alissa Wahid dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
"Trust itu seperti oksigen, ketika ada kita tidak merasakannya tetapi ketika tidak ada kita tercekik, sesak nafas dan bisa mati," imbuhnya.
Menurut Alissa Wahid, isu kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah merupakan masalah yang kompleks dan berakar dari beberapa faktor fundamental.
Baca Juga: Yenny Wahid Sindir Aksi Joget DPR di Tengah Kondisi Sulit Rakyat: 'Mari Tahan Diri'
"Kondisi sekarang trust ini sudah mulai mencekik saking sudah tidak percayanya," imbuhnya.
Alissa melihat bahwa hilangnya kepercayaan ini sudah mencapai titik kritis dan merupakan akumulasi dari kekecewaan yang telah berlangsung lama.
"Untuk itu harus kembali ke persoalannya yaitu kondisi ekonomi masyarakat," tegasnya.
Baca Juga: Ferry Irwandi Bongkar Dalang di Balik Kericuhan Aksi Demo Agustus 2025, Siapa?
"Lupakanlah program-program uang gede-gede itu dan reorientasi," tegasnya lagi.
Alissa yang merupakan putri sulung Gus Dur tersebut menyebutkan bahwa sebaiknya pemerintahan Prabowo saat ini harus melupakan program-progran besar yang sedang berusaha mereka wujudkan.
Artikel Terkait
IFG Dukung Konferensi Nasional IIA 2025, Tegaskan Peran Audit Internal untuk Tata Kelola dan Transformasi Industri Keuangan
OJK Beberkan Hasil Rapat Dewan Komisioner, Stabilitas Jasa Keuangan Aman, IHSG Tembus Rekor Tertinggi Agustus 2025
Pemerintah Tegaskan Sikap atas 17+8 Tuntutan Rakyat, Yusril Ihza Mahendra Janji Penegakan Hukum Transparan serta Perlindungan Aspirasi
Bripka Rohmat Pengemudi Rantis yang Melindas Affan Kurniawan Akui Tak Berniat Menghilangkan Nyawa: Hanya Menjalankan Tugas Pimpinan...
Viral! Ahmad Sahroni Disebut Main Film Romantis dengan Adhisty Zara, Kolom Komentar Zara Dibanjiri Pertanyaan Nyeleneh
Menteri Agama Nasaruddin Umar Klarifikasi Pernyataan Soal Guru, Sampaikan Permintaan Maaf dan Janji Peningkatan Kesejahteraan