“Seluruh aparat keamanan, termasuk juga militer ketika dikerahkan dalam kapasitas untuk penegakan hukum, harus mematuhi prinsip-prinsip dasar dalam penggunaan kekuatan dan senjata api oleh aparat penegak hukum,” tegasnya.
Investigasi yang cepat, tanggap, dan transparan harus dilakukan agar dapat diawasi secara publik.
“Kami menyerukan untuk melakukan investigasi yang cepat, menyeluruh, serta transparan terhadap semua dugaan pelanggaran hukum HAM internasional, terutama terkait dengan penggunaan kekuatan,” lanjutnya.
Kebebasan pers juga menjadi perhatian PBB agar proses investigasi dapat terus dipantau oleh publik.
“Selain itu, penting juga agar media diizinkan untuk melaporkan peristiwa secara bebas dan independen,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sejarah Gedung Grahadi Surbaya yang Dibakar saat Demo, Cagar Budaya Berusia 2 Abad yang Jadi Rumah Dinas Gubernur Jatim
Presiden Prabowo Subianto Membahas Perkembangan Situasi Negara Pasca Kepolisian Melakukan Pelanggaran saat Demo: Lakukan dengan Cepat dan Transparan
Ferry Irwandi Ungkap Perkembangan Demo DPR, Ajak Masyarakat Kawal Aspirasi dan Jangan Terprovokasi Wacana Darurat Militer
Prilly Latuconsina dan Omara Esteghlal Buka Suara Soal Demo Besar-besaran di Tanah Air, Kritik Hal Ini
Indonesia Berduka! 7 Korban Jiwa dalam Demo 28-31 Agustus 2025, Salah Satunya Mahasiswa AMIKOM Yogyakarta