Semangat dalam bekerjasama dan gotong royong harus diperkuat demi menjaga persatuan dan kesatuan negara.
“Perlu pemerintahan yang bersih dari korupsi dan upaya gotong royong serta menjaga persatuan kesatuan dan stabilitas,” katanya.
Sri Mulyani juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan haknya dalam berpendapat.
“Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya dengan baik dan tertib,” tulisnya.
Negara terus berkomitmen untuk menjaga situasi yang kondusif dan aman agar dapat menciptakan ketentraman.
“Serta berkomitmen untuk selalu menjaga stabilitas nasional sebagai kunci untuk membangun dan mentransformasi Indonesia, sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Ustadz Putra Pradipta Tegaskan Pajak dan Zakat Sangat Berbeda Usai Pernyataan Sri Mulyani Ramai Diperdebatkan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Hadiri Pesta Rakyat dan Karnaval di Monas untuk Semarakkan HUT RI ke-80: Menuju Cita-Cita Indonesia Emas
Hoaks! Heboh Beredar Video Sri Mulyani Sebut 'Guru Adalah Beban Negara', Ternyata Hasil Rekayasa Deepfake AI? Begini Faktanya
4 Poin Klarifikasi Sri Mulyani, Bantah Sebut 'Guru Beban Negara' hingga Minta Publik untuk Lebih Bijak dalam Bermedia Sosial
Guru Beban Negara? Sri Mulyani Jadi Korban Deepfake AI, Pengamat Beri Tips Masyarakat Agar Tak Termakan Berita Hoax
Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Naik di RAPBN 2026, Sri Mulyani Tegaskan Komitmen Pemerintah untuk Rakyat