“Mari kita bersatu dan bergandeng tangan untuk menghidupkan kembali kampung tangguh atau kampung merah putih guna mencegah aksi gangguan pada keamanan, ketertiban umum, dan ketentraman masyarakat,” jelasnya.
“Kami juga menyerukan kepada para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan lembaga masyarakat untuk menjaga kerukunan serta kondisi masyarakat yang kondusif,” jelasnya.
Gubernur Khofifah tidak lupa mengingatkan untuk memperkuat tugas dan peran RT/RW/Kampung serta satuan lingkungan lainnya.
“Di tingkatan akar rumput, peran RT/RW/Kampung juga berkontribusi dalam mengendalikan kegiatan anggota masyarakat untuk mencegah serta mengantisipasi gangguan keamanan, ketertiban umum, dan ketentraman di wilayah mereka masing-masing,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Peringati Momentum Bulan Bung Karno, Wapres Gibran dan Gubernur Jatim Khofifah Ziarah ke Makam Sang Proklamator
Seru! Ratusan Anak Yatim dan Disabilitas di Malang Ditraktir Gubernur Jatim Khofifah Beli Peralatan Sekolah
Berapa Jumlah Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Belum Ditemukan? Gubernur Jatim Berikan Informasi Terkini
Gubernur Jatim Khofifah Beri Santunan ke Keluarga Korban KMP Tunu Pratama Jaya: Semoga Diberi Kesabaran
Gubernur Jatim Uraikan Tiga Faktor Jember Krisis BBM, Gus Fawait: Jember Jadi Kabupaten Tercepat Tangani Krisis BBM
Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Harga Bapokting di Jember Stabil
Unik! Gubernur Jatim Khofifah Kenalkan Bupati Jember sebagai Gus Darling
Surabaya Gelar Pesta Kuliner Gratis HUT RI ke-80, Gubernur Jatim Ikut Bersihkan Sampah Usai Acara
Gus Fawait dan Gubernur Jatim Khofifah Bakal Bikin MTQ 2025 di Jember Semarak
Sejarah Gedung Grahadi Surbaya yang Dibakar saat Demo, Cagar Budaya Berusia 2 Abad yang Jadi Rumah Dinas Gubernur Jatim