SketsaNusantara.id - Insiden meninggalnya seorang pengemudi ojek online akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI terus menuai gelombang protes publik.
Kejadian yang menimpa rakyat sipil ini tidak hanya menyisakan luka mendalam, tetapi juga memicu kemarahan masyarakat yang menilai bahwa aparat gagal melindungi hak paling mendasar yaitu hak untuk hidup.
Suara lantang juga datang dari Fathia Fairuza, influencer pendidikan lulusan S2 di Columbia University dengan jurusan Human Rights Studies.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram pribadinya @fathiafairuza, Fathia menyampaikan rasa kecewa dan kritik keras terhadap tragedi tersebut.
“Merasa sangat gagal jadi manusia. Gue kuliah S2 jurusan Human Rights. Hak Asasi Manusia. Tapi balik-balik negara ini menganggap rakyatnya gak punya hak,” tulisnya.
Dalam unggahan yang sama, Fathia menambahkan pernyataan pedas mengenai sikap aparat terhadap masyarakat sipil.
“Malam ini kita menyaksikan bahwa bagi aparat, rakyat sipil gapunya hak untuk hidup dengan entengnya mereka melindas 2 driver ojol hingga salah satunya tewas,” tulisnya. Kalimat itu diakhiri dengan ajakan moral, “#KawalSampaiKeadilan.”
Unggahan tersebut langsung mendapat respons luas dari warganet. Kolom komentarnya dipenuhi ungkapan duka, amarah, sekaligus dukungan.
Artikel Terkait
Dilaporkan Anak Sendiri Atas Pemukulan, Terbongkar Kontroversi Lama Ustadz Kondang Evie Effendi di Masa Lalu Terkait Penistaan Agama
Mental Orang Tertolol Sedunia hingga Kos 78 Juta per Bulan, ini Rekam Jejak Pernyataan Jelek Para Pejabat
IFG Tutup Program Kindness to Progress 2025 di Malang Usai Sukses Gelar 4 Proyek Sosial di Desa Ngabab, Pujon
7 Polisi Brimob Terungkap dalam Kasus Tewasnya Driver Ojol saat Demo DPR, Publik Memanas
Ketika Kendaraan Taktis Bernilai Fantastis Menelan Nyawa: Dibeli dari Pajak Rakyat dan Digunakan Untuk Membunuh Rakyat
Ogah Tes DNA Ulang, Ridwan Kamil Sebut Ajakan Lisa Mariana Sebagai Fitnah Besar
Mengenal Sosok Affan Kurniawan, Drivel Ojol yang Dilindar Rantis Brimob hingga Tewas, Pemuda 21 Tahun Tulang Punggung Keluarga
Nasdem Copot Ahmad Sahroni dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR Buntut Pernyataan Kontroversialnya, Siapa Penggantinya?