SketsaNusantara.id - Tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan berhasil membuat rakyat marah.
Affan Kurniawan tewas setelah dilindas mobil rantis milik Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis, 28 Agustus 2025 kemarin.
Kini banyak netizen yang menyoroti harga mobil rantis yang melindas Affan Kurniawan hingga tewas tersebut.
Seperti dilansir dari template Instagram yang kini viral di media sosial, harga mobil rantis Brimob tersebut mencapai hampir Rp1 Triliun.
Dalam template story Instagram tersebut, menunjukkan tangkapan layar harga pengadaan rantis Brimob.
Diketahui bahwa rantis tersebut didapat setelah mengajukan beberapa kali pengadaan dengan nominal sangat fantastis.
"Kendaraan rantis yang dibeli oleh pajak kita untuk nginjek kawan kita sampai meninggal harganya hampir Rp1 triliun," demikian keterangan dalam template tersebut.
Berdasarkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), anggaran pengadaan rantis Polri pada tahun anggaran 2024 mencapai Rp199,7 miliar.
Sementara Polda Metro Jaya pernah mencatat pagu senilai Rp29,23 miliar untuk pengadaan rantis dan ranops Brimob.
Baca Juga: 7 Polisi Brimob Terungkap dalam Kasus Tewasnya Driver Ojol saat Demo DPR, Publik Memanas
Data yang ditercatat pada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menunjukkan bahwa Polri memiliki sedikitnya tujuh unit kendaraan taktis.
Masing-masing mobil rantis tersebut memiliki harga fantastis, berkisar antara Rp149,9 miliar hingga Rp203,9 miliar per unit.
Artikel Terkait
Sejumlah Tuntutan Aksi Demo Buruh 28 Agustus, Mulai Hapus Outsourcing hingga Tolak Upah Murah
Salsa Erwina Hutagalung Tantang Ahmad Syahroni Debat Terbuka, Siapa Sebenarnya Orang Ini?
Perseteruan dengan Anggota DPR RI Ahmad Sahroni Semakin Memanas, Salsa Erwina Sindiran Soal Tanggung Jawab dan Empati
Ahmad Sahroni Akui Sembunyi Saat Demo DPR Ricuh, Beberkan Alasannya dan Klarifikasi Ucapan Ide Orang Tolol Sedunia
Polisi Imbau Peserta Aksi Buruh Tidak Live TikTok, Netizen: Apa Rasionalitasnya?
Viral Irisan Semangka MBG Mirip Lembaran Tissue, Netizen: Setipis Keadilan di Negeri ini
Najwa Shihab Kritik Larangan Live TikTok yang Merekam Aksi Unjuk Rasa: Demo Itu Hak Warga, Kamera Publik Harusnya Jadi Cermin bagi Aparat
Mental Orang Tertolol Sedunia hingga Kos 78 Juta per Bulan, ini Rekam Jejak Pernyataan Jelek Para Pejabat