Narasi hukuman mati bagi koruptor sendiri kembali disorot pasca penetapan Immanuel Ebenezer sebagai tersangka dalam kasus pemerasan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Sebelum diangkat menjadi wakil menteri, mantan driver ojek online ini pernah mendukung hukuman mati untuk koruptor.
Pernyataan tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Noel ini saat masih menjadi relawan Joko Mania (Joman).
Bahkan ia sesumbar mengaku sebagai satu-satunya aktivis yang berkomitmen mendukung koruptor harus dihukum mati.
Noel sendiri terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan KPK pada Rabu malam, 20 Agustus 2025.
Baca Juga: Dulu Pendukung Setia, Begini Tanggapan Jokowi soal Immanuel Ebenezer yang Terjerat OTT KPK
Sementara itu, dalam klarifikasinya, Noel membantah dirinya terjaring OTT.
Ia juga menambahkan, dirinya bukan terlibat dalam kasus pemerasan.
“Kasus saya bukan kasus pemerasan, agar narasi di luar tidak menjadi narasi yang kotor memberatkan saya,” ujar Noel kepada awak media saat meninggalkan Gedung Merah Putih KPK pada Jumat malam, 22 Agustus 2025.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
196 Anak Ditangkap dalam Demo 25 Agustus 2025, KPAI Turun Tangan Untuk Pastikan Hal Ini
Kasir Minimarket di Jember Ditangkap Polisi, Gelapkan Uang Perusahaan Puluhan Juta Rupiah Untuk Taruhan Online
Tak Ada Tunjangan, Ketua DPR Termiskin Ini Tolak Tawaran Jadi Wapres Soeharto hingga Diabadikan dalam Uang Rp5000
Rocky Gerung Tanggapi Pejabat yang Diberi Bintang Kehormatan oleh Presiden Prabowo: ‘Apa Mereka Layak Dihormati?’
Presiden Prabowo Subianto Resmikan Gedung Baru di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta, Inilah Peran Strategisnya…
Berniat Alokasikan Gaji dan Tunjangannya Sebagai Anggota DPR Kepada Guru, Segini Total Harta Kekayaan yang Dimiliki Nafa Urbach
Viral di Medsos, Pemuda Sedang Lari Pagi Temukan Bekas Pengaman di Pantai Watu Ulo Jember