SketsaNusantara.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Jember bersama dengan pihak kepolisian sedang mempersiapkan perubahan lalu lintas, untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) 2025.
Perubahan arus kendaraan akan dilakukan secara bertahap mulai hari Sabtu, 23 Agustus 2025 pagi.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jember, Erwin Prasetya, memaparkan bahwa pengalihan pertama akan dimulai sekitar jam 10.00 WIB.
Baca Juga: Peserta Tajemtra 2025 Capai 15.171 orang, Dispora Jember: Lebih Tinggi Daripada Tahun Lalu
"Kendaraan dari arah Lumajang dan Surabaya sudah dialihkan sejak Simpang Tiga Pondok Dalem," ungkapnya saat ditemui pada Jumat, 22 Agustus 2025 siang.
Sementara itu, untuk area kota Jember, perubahan lalu lintas akan dimulai pada jam 17.00. Beberapa persimpangan utama akan ditutup atau dialihkan, seperti Simpang SMPN 2 Jember, Simpang Tiga Teratai, hingga Simpang Tiga KFC.
"Semua proses dilakukan secara bertahap, bergantung pada situasi di lapangan," jelas Erwin.
Baca Juga: Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
Setidaknya, Dishub akan menurunkan 75 petugas untuk mengelola lalu lintas, didukung oleh anggota kepolisian dan TNI.
"Kami akan berusaha agar masyarakat tetap dapat menggunakan jalur alternatif. Namun, bila arus lalu lintas sudah sangat padat, penutupan total di beberapa titik mungkin harus dilakukan," tegasnya.
Berikut adalah jalur alternatif yang dapat dilalui: Dari arah Lumajang/Surabaya: Dialihkan melalui Simpang 3 Pondok Dalem – Simpang 3 Kincoro – Simpang 3 Gumukmas – Simpang 3 Kasiyan Puger – Simpang 3 Balung kemudian masuk ke jalur kota Jember melalui jalur bagian selatan.
Baca Juga: Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
Dari arah selatan (Puger, Gumukmas, Wuluhan, Balung): Kendaraan dapat melalui persimpangan ke arah Rambipuji atau langsung menuju area kota melalui jalur alternatif di bagian selatan.
Dari arah timur (Ambulu – Wuluhan – Tempurejo): Pengalihan akan dilakukan menuju persimpangan di Rambipuji atau Jalan Kasiyan untuk menghindari jalur utama Tajemtra.
Artikel Terkait
Setelah Jalur Pecoro Rambipuji Mulus, Pemkab Jember Perbaiki Aspal di Perlintasan Kereta Api Desa Garahan
Imbau Non-ASN Non Data Base BKN Bersabar dan Tetap Bekerja, Pemkab Jember Fokus Penataan PPPK Paruh Waktu
Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah di Kecamatan Ambulu, Kadisperindag: Antusiasme Warga Tinggi
Pemkab Jember Fokus Bahas Perlindungan Anak, Perbaikan Data Pendidikan, dan Optimalisasi Penggunaan Waktu Libur
Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara
Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC
Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos
Terobosan Baru! Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Bupati Gus Fawait: Masyarakat dengan Penyakit Kronis dan Disabilitas Jadi Prioritas
Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
Hibah 47 Hektar Aset Pemkab Jember ke Polda Jatim, Pansus DPRD Jember: Ini Peluang Pertumbuhan Ekonomi