Kamis, 4 Juni 2026

Guru Beban Negara? Sri Mulyani Jadi Korban Deepfake AI, Pengamat Beri Tips Masyarakat Agar Tak Termakan Berita Hoax

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 16:30 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani  (Instagram @srimulyani)
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Instagram @srimulyani)

SketsaNusantara.id - Baru-baru ini beredar video di media sosial yang memperlihatkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan "guru itu beban negara".

Selidik punya selidik potongan video tersebut ternyata adalah hoaks di mana video tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi deepfake dan potongan pidato yang tidak utuh.

Sri Mulyani sendiri telah membantah tegas pernyataan tersebut melalui akun Instagram resminya. 

Baca Juga: 4 Poin Klarifikasi Sri Mulyani, Bantah Sebut 'Guru Beban Negara' hingga Minta Publik untuk Lebih Bijak dalam Bermedia Sosial

Ia menjelaskan bahwa video yang beredar adalah hasil rekayasa dan merupakan potongan dari pidatonya dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus 2025 lalu.

Dalam pidato aslinya, Sri Mulyani sebenarnya membahas tantangan keuangan negara terkait pembiayaan untuk guru dan dosen.

Ia tidak pernah menyebut guru sebagai beban negara, sebaliknya ia mempertanyakan apakah seluruh pembiayaan untuk gaji dan tunjangan guru harus sepenuhnya ditanggung oleh negara atau bisa juga melibatkan partisipasi masyarakat. 

Baca Juga: Hoaks! Heboh Beredar Video Sri Mulyani Sebut 'Guru Adalah Beban Negara', Ternyata Hasil Rekayasa Deepfake AI? Begini Faktanya

Meski apa yang disampaikan Sri Mulyadi dalam forum tersebut menimbulkan perdebatan, namun pernyataan tersebut berbeda dengan narasi yang disebarkan oleh video hoaks tersebut.

Kasus deepfake ini disebut oleh Pengamat Sekuriti Vaksincom, Alfons Tanujaya menjadi salah satu contoh nyata betapa berbahayanya teknologi deepfake. 

Di mana teknologi ini dapat memanipulasi video dan audio untuk menciptakan konten palsu yang terlihat sangat meyakinkan, sehingga bisa menyesatkan dan memicu kegaduhan di masyarakat.

Baca Juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani Hadiri Pesta Rakyat dan Karnaval di Monas untuk Semarakkan HUT RI ke-80: Menuju Cita-Cita Indonesia Emas

"Tahap membuat deepfake ibu Sri Mulyani ini dari bebagai foto di feed ke AI, lalu setelah di feed diminta berkata seperti ini lalu suara tinggal dimasukkan," ungkap Alfons Tanujaya dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube CNN Indonesia.

Melihat betapa mudahnya saat ini seseorang memalsukan berita maka Alfons Tanujaya berpesan agar masyarakat lebih jeli dalam menerima berita apalagi kemudian di forward kepada orang lain.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: CNN Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X