Sebagai perbandingan, biaya haji reguler di Indonesia berada di kisaran puluhan juta rupiah.
Namun, untuk kuota haji khusus, nilainya bisa melambung hingga ratusan juta rupiah.
Jika benar terjadi penyelewengan hingga puluhan ribu kuota, maka kerugian yang ditimbulkan berpotensi jauh lebih besar daripada perkiraan awal.
Isu korupsi kuota haji ini kini menjadi salah satu sorotan utama publik. Banyak pihak menunggu perkembangan dari aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan kasus yang menyangkut ibadah jutaan umat muslim di Indonesia.
Dengan potensi kerugian mencapai triliunan rupiah, masyarakat berharap agar penyelidikan dilakukan secara transparan dan adil.
Sebab, menyangkut nasib calon jamaah haji yang telah menanti bertahun-tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Sritex, Ada Mantan Bos Bank BJB hingga Bank Jateng, Kerugian Capai Rp1 Triliun?
Peran 8 Tersangka Kasus Korupsi Sritex yang Rugikan Negara Rp1 Triliun, Ini Tugas Eks Direktur Utama Bank BJB
Fantastis! Kekayaan Dirut BJB Yuddy Renaldi, Tersangka Kasus Korupsi PT Sritex, Meningkat Rp12 M tiap Tahun!
Apa Arti Geen Straf Zonder Schuld? Asas Hukum yang Disebut Mahfud MD, Kritik Vonis Tom Lembong Terkait Kasus Korupsi Impor Gula yang Dinilai Janggal
Ferry Irwandi Kembali Soroti Putusan Vonis Tom Lembong dalam Kasus Korupsi Importasi Gula, Singgung Soal Maladministrasi