Ia juga menambahkan bahwa stok beras yang terlalu lama tersimpan dapat berubah kualitasnya. Mulai dari menjadi apek, berjamur, hingga terkena hama.
Dalam situasi terburuk, beras yang sudah menumpuk sejak tahun sebelumnya bisa dipastikan tidak layak konsumsi dan harus dimusnahkan.
Peringatan ini sekaligus menegaskan kembali pentingnya percepatan distribusi SPHP.
Tanpa langkah cepat, bukan hanya harga beras yang kian sulit ditekan, tetapi juga risiko kerugian negara yang semakin besar akibat menurunnya kualitas stok beras di gudang Bulog.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Jelang Lebaran Stok Beras Import di Bulog Jember Melimpah, Kepala Perusahaan Umum Ade: Ketersediaan Aman
Jadi yang Pertama dan Tertinggi di Jatim, Bulog Mojokerto Lampui 100 Persen Target Serapan Gabah dan Beras
Catat Prestasi Serapan Gabah Tertinggi di Jatim, Bupati Fawait Berikan Penghargaan ke Bulog Jember
Harga Beras Naik Meski Stok Melimpah, Dandhy Laksono Soroti Dirut Bulog Novi Helmy: Karena Pangan Utama Kita...
Pemerintah Kabupaten dan Bulog Jember Mulai Salurkan Bantuan Pangan