Lebih jauh, Balqis mempertanyakan siapa pihak yang paling diuntungkan dengan kembalinya Setnov ke luar lapas.Ia menyinggung rekam jejak Setnov yang kerap disebut sebagai kasir partai, sosok yang memahami betul arus dana politik di DPR.
Baginya, skandal KTP elektronik bukanlah aksi tunggal, melainkan hasil kolaborasi banyak pihak. Namun, nama-nama besar lain tetap aman, sementara Setnov menjadi kambing hitam paling gemuk.
Menurut Balqis, keluarnya mantan Ketua DPR itu dapat membuka ruang bagi terbayarnya utang budi lama.
Dalam unggahannya, Balqis juga mengulas ironi label berprestasi di penjara yang diberikan kepada koruptor.
Ia menilai Sukamiskin sudah lama dikenal sebagai lapas dengan fasilitas mewah, mulai dari sel nyaman hingga izin keluar masuk.
Kritik Balqis menegaskan bahwa bebas bersyarat Setya Novanto bukanlah sekadar prosedur hukum biasa, melainkan cerminan rapuhnya keadilan dan bukti kuat bahwa sistem hukum masih berpihak pada mereka yang memiliki kuasa dan koneksi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
3 Rekomendasi Tempat Wisata Kuliner di Jember Jatim 2025, Hits Sejak Dahulu hingga Sekarang
Sarwendah Beberkan Bisnis Barunya dengan Giorgio Antonio, Ibunda Betrand Peto: Senang Banget...
UIN KHAS Jember Usung Tema Besar Ekoteologi dalam Acara PBAK 2025
Sandy Walsh Susul Shayne Pattynama ke Buriram United, Dua Punggawa Timnas Indonesia Resmi Bermain di Thailand
Timnas Indonesia U-17 Gagal Juara Piala Kemerdekaan 2025, Netizen Tetap Bangga Meski Tumbang dari Mali