Salah satu penonton yang hadir, Nasywa Zafira menyampaikan kesannya usai mengikuti acara tersebut. “Kesan nonton bersama acara bergembira sangat luar biasa. Film yang dipilih sangat menguras air mata," akunya.
Baca Juga: 3 Mahasiswa Baru UNEJ 2025 Termuda Seangkatan, Ada Murid Akselerasi dari Probolinggo dan Jember
Dia meneruskan, melihat perjuangan ibu untuk mempunyai anak membuatnya lebih menghargai sosok ibu, lebih menyayangi beliau, dan lebih berbakti. "Terimakasih bergembira bersama telah mengadakan acara yang seru ini. Tetap semangat dan ditunggu event selanjutnya," ujar Zafira mengapresiasi.
Film Lyora menjadi wujud penghormatan atas kisah Meutya Hafid, yang dengan keberanian luar biasa membagikan semangat dan dukungan untuk seluruh perempuan pejuang garis dua melalui lika liku perjuangan, harapan, dan cinta tanpa batas.
Baca Juga: 2 Daftar Objek Wisata di Jember Dekat UNEJ 2025, Bisa Jadi Titik Kumpul Mahasiswa di Hari Weekend!
Apresiasi sebesar besarnya kepada Meutya Hafid, seorang wanita tangguh, perempuan berkarir sekaligus seorang Ibu telah berhasil menginspirasi banyak orang untuk tetap tegar menghadapi rintangan hidup. Tak hanya itu, juga mengajarkan bahwa kekuatan sejati terletak pada keberanian untuk terus melangkah.
Dan, Lyora bukan sekadar tontonan semata, tetapi sebuah perjuangan, penantian dan buah kesabaran yang layak dihargai dan dirayakan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Buka RTAR ke 33, Kader PMII FIB UNEJ Luncurkan Kumpulan Karya Tulis Berjudul Zine
Rektor UNEJ Pastikan PKKMB 2025 Bebas Perundungan, 1.291 Dosen Dibekali Lewat ToT untuk Ciptakan Kampus Aman dan Humanis
Grand Opening Law Merch FH UNEJ Diresmikan Rektor, Toko Merchandise Jadi Wadah Kreatif Mahasiswa dan Simbol Identitas Kampus